Jakarta masih ramai, bahkan setelah Lebaran. Itu kesan yang muncul dari laporan terbaru Pemprov DKI. Program 'Mudik ke Jakarta' rupanya sukses besar, dengan perputaran uang yang bikin mata berbinar: Rp21 triliun! Angka fantastis itu tercatat menjelang Idulfitri 1447 H. Dan kabar baiknya, nilai itu diprediksi masih akan bertambah sampai akhir Maret nanti.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tak menyembunyikan rasa puasnya. Di Balaikota, Rabu (25/3/2026), ia menyebut capaian ini buah dari respons luar biasa masyarakat.
“Sampai dengan sebelum Lebaran kemarin sudah rekornya 21 triliun. Dan kami berharap mudah-mudahan sampai dengan 31 Maret nanti, mudah-mudahan di atas 25 triliun,” ujar Pramono.
Yang menarik, program ini tak hanya dinikmati warga Jakarta. Daerah lain ikut nimbrung. Menurut Pramono, transaksi dari Semarang menyentuh 8 miliar, sementara Surabaya menyusul dengan 6,2 miliar. “Dan seterusnya,” tambahnya. Ini menunjukkan geliat ekonomi yang menyebar.
Di sisi lain, kesibukan selama libur panjang ternyata tak mengganggu layanan publik. Pramono memastikan semuanya berjalan mulus. “Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Selama mudik Lebaran ini relatif tidak ada keluhan tentang pelayanan publik di lapangan,” jelasnya. Sebuah klaim yang tentu ingin didengar oleh warganya.
Program yang melibatkan banyak pihak mulai dari maskapai seperti Citilink, KAI, hingga jaringan hotel dan pusat belanja ini masih berlanjut. Targetnya jelas: mendongkrak lagi angka perputaran ekonomi sebelum keran ditutup pada 31 Maret.
Jadi, kalau Anda masih di Jakarta atau baru kembali, suasana liburan mungkin belum benar-benar usai. Berbagai promo masih bertebaran, menunggu untuk dimanfaatkan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Minta Paspampres Menepi Demi Bebas Bersalaman dengan Warga di Gorontalo
Pencanangan HUT ke-499 Jakarta di Rasuna Said Diharapkan Lahirkan Pusat Ekonomi Baru
Polri Tangkap 321 WNA di Jakarta Barat, Diduga Jaringan Judi Online Internasional
Polisi Bongkar Kantor Pusat Judi Online di Jakarta Barat, 321 WNA Ditangkap