Lens sendiri lagi dalam momentum panas. Mereka ngincer gelar liga pertama sejak 1998. Belum lagi, mereka juga masih bertahan di semifinal Coupe de France. Jadi, buat mereka, menunda laga cuma bikin jadwal makin ruwet dan nggak adil.
Masalah Klasik yang Berulang
Ini bukan kali pertama PSG minta dispensasi jadwal. Kasus serupa pernah terjadi pas mereka hadapi Chelsea di fase sebelumnya Liga Champions. Waktu itu, PSG dapat waktu istirahat lebih panjang, sementara Chelsea harus jungkir balik di liga domestik. Hasilnya? Chelsea tersingkir dengan agregat yang cukup telak.
Kebijakan seperti ini emang selalu bikin panas. Contohnya, penundaan laga PSG vs Nantes dulu sempat bikin suporter geram. Mereka ngerasa klubnya dirugikan karena harus main dengan jadwal yang makin berantakan setelah di-reschedule.
Nah, sekarang masalahnya makin kompleks. Strasbourg juga dilaporkan ikut-ikutan ngajuin hal serupa buat nunda laga melawan Brest, dengan alasan yang mirip: bentrok sama jadwal Eropa.
LFP jelas di posisi serba salah. Di satu sisi, mereka pengin klub Prancis sukses di kancah Eropa. Tapi di sisi lain, keadilan kompetisi lokal nggak boleh dikorbankan. Kalo satu klub dapat fasilitas, yang lain pasti protes.
Dengan situasi sepanas ini, keputusan LFP bakal jadi bahan perdebatan sengit dalam hari-hari ke depan. Semua mata tertuju ke mereka. Gimana caranya nyelesein masalah tanpa bikin salah satu pihak tersinggung? Susah, sih. Tapi itulah tantangannya.
Artikel Terkait
Juventus Siapkan Tawaran Kontrak untuk Rudiger, Hadapi Persaingan dari Liverpool dan MU
Herdman Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Setelah Hampir Dua Tahun Absen
Timnas Indonesia Umumkan Skuad FIFA Series, Kombinasikan 10 Pemain Lokal dan 14 Diaspora
Pengusaha Beri Mobil Rp 500 Juta untuk Veda Ega Usai Podium di Moto3 Brasil