Di Ballroom Aryaduta, Pesan tentang Pemimpin dan Semangat Belajar
Makassar – Suasana di ballroom Hotel Aryaduta, Selasa (24/3) lalu, cukup ramai. Para peserta Musyawarah Besar VIII DPP Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) sudah duduk rapi. Di depan, HM Aksa Mahmud, sang Ketua Dewan Pembina, bersiap memberi sambutan. Pesannya jelas dan tegas: untuk jadi pemimpin yang mumpuni, pendidikan yang kuat dan berkelanjutan itu kunci utamanya.
Menurut Aksa, kepemimpinan itu bukan cuma soal mengelola organisasi atau menduduki jabatan. Ada proses yang lebih panjang di belakangnya. Proses yang membentuk karakter dan memperkaya wawasan. Tanpa fondasi intelektual yang kokoh, sulit rasanya membentuk pemimpin masa depan yang diharapkan.
“Kalau perlu belajar sampai ke negeri Iran,” ujarnya di tengah-tengah pidato.
Pernyataan itu sempat membuat sebagian audiens terdiam sejenak. Tapi Aksa langsung melanjutkan dengan penjelasan. Bagi dia, Iran yang dimaksud bukan sekadar nama negara. Itu adalah simbol. Simbol semangat pantang menyerah dalam mengejar ilmu, di mana pun itu berada.
“Iran sekarang lagi berjuang dan insya Allah menang,” tegas mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2004–2009 itu.
Artikel Terkait
Pesawat Hercules C-130 Angkatan Darat Kolombia Jatuh di Putumayo, 66 Orang Tewas
Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 121, Malaysia Jatuh 14 Peringkat
Polsek Pakuhaji Patroli Dermaga Cituis, Ingatkan Nelayan Soal Aturan Keselamatan Kapal
Kapolri Pantau Langsung Kesiapan Arus Balik Liburan dari Command Center Bali