Veda Ega Pratama Start Posisi Keempat di Tengah Dominasi KTM di Moto3 Brasil

- Minggu, 22 Maret 2026 | 10:30 WIB
Veda Ega Pratama Start Posisi Keempat di Tengah Dominasi KTM di Moto3 Brasil
Balapan Panas di Brasil, Veda Ega Siap Hadang Armada KTM

Balapan Panas di Brasil, Veda Ega Siap Hadang Armada KTM

Jakarta – Sirkuit Ayrton Senna di Goiania bakal jadi medan pertempuran yang seru nanti malam. Persaingan di kelas Moto3 Brasil 2026 dipastikan bakal panas. Yang menarik, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi start keempat. Tapi posisinya itu ibarat telur di ujung tanduk. Dia akan memulai balapan dari barisan depan, namun dikepung rapat oleh para pembalap yang mengendarai motor KTM.

Di depannya, ada Joel Esteban, Valentin Perrone, dan Hakim Danish. Semuanya naik KTM. Bahkan di belakangnya, posisi kelima dan keenam juga diisi Marco Morelli dan Brian Uriarte dengan motor yang sama. Intinya, Veda sendirian. Satu-satunya pembalap Honda di antara lautan KTM di barisan terdepan. Mentalnya sebagai "tunggangan" Honda di tengah dominasi rival pasti diuji habis-habisan.

Meski begitu, pembalap Honda Team Asia itu sama sekali tak terlihat gentar. Dari wajahnya, terpancar tekad bulat untuk berebut podium. Bukan cuma untuk dirinya, tapi juga untuk membawa harum nama Indonesia di ajang dunia.

Perjalanan menuju grid keempat itu sendiri penuh drama. Kualifikasi yang digelar Sabtu (21/3/2026) waktu setempat sempat kacau balau. Jadwal molor panjang gara-gara ada kerusakan di lintasan area start/finis. Jadwal semua kelas berantakan, termasuk Sprint MotoGP yang baru mulai lebih dari satu jam dari rencana.

Efeknya beruntun. Sesi kualifikasi Moto3 yang mestinya lebih awal, akhirnya baru digelar menjelang sore. Veda yang sudah aman tiket ke Q2 pun baru turun lintasan saat matahari mulai miring, sekitar pukul 17.35 waktu setempat. Kondisi trek sudah berubah, suhu berbeda. Situasi yang jauh dari ideal.

Tapi rupanya, itu belum puncak dramanya. Baru dua menit sesi Q2 berjalan, bendera merah dikibarkan. Lintasan dinilai tidak aman. Ada serpihan di trek, ditambah dua insiden yang melibatkan Cormac Buchanan dan Hakim Danish. Untungnya, keduanya bisa bangun dan tidak cedera serius.

Setelah jeda sekitar tujuh menit, balapan melawan waktu pun dimulai. Sisa waktu cuma 13 menit. Dalam tekanan tinggi, Veda langsung tunjukkan taring. Di percobaan pertamanya, catatan 1 menit 27,213 detik sempat menempatkannya di posisi tiga besar. Cukup meyakinkan.

Dia tak berpuas diri. Pembalap 17 tahun itu kembali ke pit, berembuk dengan tim. Strategi terakhir disusun. Keputusannya tepat. Di menit-menit penentu, Veda berhasil memangkas waktu dengan signifikan. Dari 1:26,786, akhirnya dia mencetak 1:26,406. Hasil itulah yang mengunci posisi keempat di grid start.

Veda cuma terpaut 0,265 detik dari pemegang pole position, Joel Esteban. Sementara Hakim Danish ada di posisi ketiga. Duel antara Veda dan Danish yang start berdekatan ini pasti jadi salah satu sorotan seru nanti.

Yang membuat prestasi ini istimewa, Veda benar-benar jadi "jagoan satu-satunya". Satu-satunya pembalap Honda di barisan depan. Seolah dia menggendong sendiri harapan pabrikan berlambang sayap itu untuk menantang dominasi KTM di Sirkuit Ayrton Senna.

Sebenarnya, sinyal positif sudah terlihat sejak awal akhir pekan. Veda mengaku cukup nyaman dengan karakter trek baru di Goiania ini. Meski begitu, dia merasa masih ada beberapa sektor yang bisa dia perbaiki untuk balapan nanti.

Di kelas lain, kabar juga datang dari pembalap Indonesia lainnya, Mario Suryo Aji yang turun di Moto2. Ia harus bersabar menunggu jadwal kualifikasi yang molor. Tapi performanya di sesi latihan terlihat solid. Konsisten di posisi depan dan berhasil lolos langsung ke Q2.

Balapan Moto3 Brasil dijadwalkan start pukul 22.00 WIB. Disusul Moto2 pada pukul 23.15 WIB. Puncaknya, balapan utama MotoGP digelar Senin (23/3/2026) dini hari pukul 01.00 WIB. Dengan posisi start yang bagus ini, semua mata tertuju pada Veda Ega Pratama. Mampukah dia memaksimalkan peluang dan mencetak sejarah?

Grid Start Moto3 Brasil 2026

  1. Joel Esteban (Level Up – MTA)
  2. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3)
  3. Hakim Danish (MT Helmets – MSI)
  4. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia)
  5. Marco Morelli (CFMoto Gaviota Aspar)
  6. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo)
  7. Joel Kelso (GRYD – MLav Racing)
  8. Ryusei Yamanaka (MT Helmets – MSI)
  9. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3)
  10. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo)
  11. Maximo Quiles (CFMoto Gaviota Aspar)
  12. Adrian Fernandez (Leopard Racing)
  13. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse)
  14. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP)
  15. Zen Mitani (Honda Team Asia)
  16. Guido Pini (Leopard Racing)
  17. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse)
  18. Cormac Buchanan (CODE Motorsports)
  19. Scott Ogden (CIP Green Power)
  20. Matteo Bertelle (Level Up – MTA)
  21. Ruche Moodley (CODE Motorsports)
  22. Eddie O'Shea (GRYD – MLav Racing)
  23. Nicola Carraro (Rivacold Snipers Team)
  24. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team)
  25. Adrian Cruces (CIP Green Power)

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar