Dari Orleans, kabar yang kurang menggembirakan datang dari lapangan bulutangkis. Duet andalan Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, harus mengakui keunggulan wakil China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dalam laga semifinal Orleans Masters 2026. Mereka tumbang dalam dua gim beruntun, 19-21 dan 10-21. Dengan begitu, perjalanan mereka terhenti di babak empat besar.
Pertandingan yang digelar Sabtu (21/3/2026) itu sebenarnya berlangsung ketat, setidaknya di awal. Leo sendiri mengaku permainan mereka cukup berimbang dengan lawan. Tapi, ada satu hal yang membedakan: kekompakan.
“Secara permainan kami merasa hari ini berimbang tapi mereka sangat safe sementara kami banyak melakukan kesalahan sendiri,”
Ujarnya, seperti dikutip dari rilis PBSI. Ia mengakui pasangan China tampil lebih rapi dan hampir tanpa cela.
Strategi lawan juga jadi kunci. Menurut Leo, mereka berhasil memecah konsentrasi dan ritme permainan duet Indonesia. Pola permainan yang diterapkan Hu/Lin membuat posisi Leo dan Bagas tidak nyaman.
“Mereka juga terus menarik saya ke belakang dan mas Bagas banyak bermain di depan dan itu membuat kami kesulitan,”
jelasnya. Kekalahan ini, tentu saja, di luar target. Leo memastikan akan ada proses evaluasi menyeluruh bersama pelatih usai turnamen. “Hasil yang belum maksimal pastinya, setelah ini kami akan evaluasi dengan pelatih,” tuturnya.
Nah, kalau kita lihat lebih detail, momen paling disayangkan justru terjadi di gim pembuka. Bagas Maulana menyoroti titik balik itu. Setelah sempat tertinggal jauh, mereka berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Peluang emas itu sayangnya tak dirambah dengan baik.
“Tapi saya terburu-buru dan malah tiga kali melakukan kesalahan sendiri,”
akunya dengan jujur. Kesalahan di poin-poin krusial itulah yang akhirnya menggagalkan upaya mereka.
Gim kedua? Sayangnya, semangat mereka seolah ikut terjatuh. Setelah kehilangan gim pertama dengan cara yang menyesakkan, performa Leo/Bagas tampak merosot. Mereka kesulitan membangun perlawanan dan akhirnya hanya mampu mengumpulkan 10 poin sebelum pertandingan berakhir.
Kekalahan ini sekaligus menutup harapan Indonesia untuk menempatkan wakilnya di partai puncak Orleans Masters tahun ini. Sebuah akhir perjalanan yang pahit, yang harus segera dievaluasi sebelum bertanding lagi di ajang berikutnya.
Artikel Terkait
Persib Bandung Tampil dengan Kekuatan Penuh Hadapi Persija Usai Taklukkan PSIM 1-0
Mantan Kepala Kru Honda Ragukan Marc Marquez Kembali ke Tim Pabrikan
Petisi 4 Juta Fans Desak Real Madrid Jual Mbappe Usai Liburan Kontroversial di Tengah Krisis Tim
PSM Makassar Diprediksi Selamat dari Degradasi, Persis Solo dan Madura United Terancam