Irjen Agus Turun Langsung Pantau Arus Balik di Puncak, Lalu Lintas Diklaim Landai

- Minggu, 04 Januari 2026 | 19:25 WIB
Irjen Agus Turun Langsung Pantau Arus Balik di Puncak, Lalu Lintas Diklaim Landai

Hari ini, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho turun langsung mengecek situasi di kawasan wisata Puncak, Bogor. Kunjungannya bertepatan dengan puncak arus balik Nataru. Menurutnya, kondisi lalu lintas di sana masih terbilang terkendali.

"Tempat-tempat yang menjadi sasaran kegiatan, salah satunya adalah wisata, hari ini kami meninjau dengan Pak Menteri, situasi cukup terkendali dan masih ada kegiatan one way arah ke bawah," ujar Irjen Agus di Simpang Gadog, Minggu (4/1/2026).

Agus menambahkan, pengawasan ketat terus dilakukan sepanjang periode arus balik ini. Dia melihat sendiri, baik ruas jalan tol maupun jalur arteri tampak lancar-lancar saja.

"Sekali lagi, Natal dan tahun baru berjalan dengan lancar dan hari ini, hari terakhir arus balik. Saya lihat dari traffic counting, baik yang ada di jalan tol, di arteri, termasuk tempat-tempat wisata cukup landai," imbuhnya.

Peninjauan ini tak dilakukan sendirian. Irjen Agus datang bersama rombongan yang terdiri dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhy, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Mulya Hasudungan Ritonga, hingga dua direktur utama BUMN terkait. Rupanya, ini semua atas perintah langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Yang menarik, dalam kunjungannya Agus sempat mengobrol dengan beberapa joki jalur alternatif. Mereka kini direkrut Polres Bogor menjadi Supeltas atau tenaga pengatur lalu lintas.

"Jadi saya tanya, beliau (supeltas) senang dilibatkan oleh Polri untuk bisa mengatur arus lalulintas," kata Irjen Agus.

Sebagai bentuk apresiasi, rombongan pun membagikan sembako kepada para Supeltas tersebut. Sebuah langkah kecil yang diharapkan bisa menjaga kelancaran di hari-hari sibuk seperti ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar