Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengaku mendapat teror. Nah, menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman punya harapan. Ia berharap Tiyo segera melaporkan kejadian itu ke polisi. Menurutnya, laporan resmi itu penting. Itu jadi langkah awal agar aparat bisa bergerak menindak tegas siapa pun pelakunya.
"Terkait informasi adanya teror terhadap Ketua BEM UGM, kami berharap yang bersangkutan membuat laporan polisi," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (21/2/3035).
"Dan selanjutnya, tentu saja, bisa ditindak oleh aparat."
Namun begitu, politisi dari Partai Gerindra ini punya pandangan lain soal asal-usul teror itu. Ia dengan tegas menyatakan bahwa pelakunya bukan berasal dari kubu pendukung Presiden Prabowo Subianto. Malah, sebaliknya. Habiburokhman mengungkap fakta yang menurutnya juga terjadi di sisi lain.
"Kami pastikan pelaku teror bukan dari pendukung Pak Prabowo," tegasnya.
Artikel Terkait
Sengketa Lahan Tutup Delapan Ruang Kelas, SDN Bunisari Terapkan Sistem Dua Sif
Kapolri Tegaskan Penerimaan Akpol 2026 Tanpa Biaya dan Kuota Khusus
Bupati Tulungagung Jadi Tersangka KPK atas Dugaan Pemerasan Pejabat
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka Pemerasan dan Pengadaan Proyek