Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengaku mendapat teror. Nah, menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman punya harapan. Ia berharap Tiyo segera melaporkan kejadian itu ke polisi. Menurutnya, laporan resmi itu penting. Itu jadi langkah awal agar aparat bisa bergerak menindak tegas siapa pun pelakunya.
"Terkait informasi adanya teror terhadap Ketua BEM UGM, kami berharap yang bersangkutan membuat laporan polisi," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (21/2/3035).
"Dan selanjutnya, tentu saja, bisa ditindak oleh aparat."
Namun begitu, politisi dari Partai Gerindra ini punya pandangan lain soal asal-usul teror itu. Ia dengan tegas menyatakan bahwa pelakunya bukan berasal dari kubu pendukung Presiden Prabowo Subianto. Malah, sebaliknya. Habiburokhman mengungkap fakta yang menurutnya juga terjadi di sisi lain.
"Kami pastikan pelaku teror bukan dari pendukung Pak Prabowo," tegasnya.
Artikel Terkait
Indonesia Catat 53,52 Miliar Jam Penggunaan Ponsel, Generasi Alpha di Bawah 13 Tahun Jadi Sorotan
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Terima Rp335 Juta di Pendopo Kabupaten
Liverpool Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Taklukkan Fulham 2-0
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis