RSUD Dekai Kembali Beroperasi, Kemendagri Apresiasi Pemulihan Layanan Kesehatan di Yahukimo

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:15 WIB
RSUD Dekai Kembali Beroperasi, Kemendagri Apresiasi Pemulihan Layanan Kesehatan di Yahukimo

Layanan kesehatan di RSUD Dekai, Yahukimo, akhirnya kembali beroperasi. Padahal sebelumnya, rumah sakit itu sempat tutup karena alasan keamanan. Pemulihan ini langsung mendapat sorotan dan apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

Menurut Ribka, langkah cepat Pemkab Yahukimo patut diacungi jempol. Bukan cuma soal membuka kembali fasilitas kesehatan, tapi juga upaya mereka menjaga stabilitas keamanan yang jadi pondasi bagi layanan publik lainnya.

"Kemendagri beri apresiasi kepada Bupati Yahukimo yang telah mengambil langkah-langkah cepat dalam penanganan sejumlah masalah di Yahukimo dan dukungan dari semua pihak termasuk gubernur dan Forkopimda yang ada di sana,"

ujar Ribka dalam keterangan tertulisnya, Sabtu lalu.

Memang, situasinya sempat cukup pelik. Tenaga medis dan kesehatan enggan bertugas lantaran merasa kondisi tak aman. Kalau dibiarkan berlarut, tentu saja hak dasar warga untuk mendapat layanan kesehatan bakal terganggu. Nah, di sinilah peran kepemimpinan Bupati Didimus Yahuli dan jajaran Forkopimda diuji.

Sinergi yang mereka bangun dengan pemerintah provinsi, aparat, dan elemen masyarakat dinilai Ribka sebagai kunci pencipta situasi yang lebih kondusif. Tak hanya itu, Kemendagri juga turun tangan memberikan pendampingan intensif. Ini semua dilakukan atas arahan Mendagri Tito Karnavian, dengan pendekatan dialog dan negosiasi ke berbagai pemangku kepentingan.

"Rumah sakit yang sebelumnya ditutup kini telah kembali dibuka untuk pelayanan umum oleh pemerintah daerah melalui koordinasi dan negosiasi dengan seluruh pihak, termasuk bersama Kemendagri,"

tambahnya.

Prosesnya sendiri berjalan cukup intens. Sehari sebelum pernyataan Ribka, yakni Jumat, Pemkab sudah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan banyak pihak. Mulai dari tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, sampai perwakilan masyarakat dan tenaga kesehatan itu sendiri. Esoknya, Sabtu, Forkopimda langsung rapat lagi dengan unsur TNI-Polri dan satgas keamanan. Poinnya jelas: pendekatan harus humanis dan fokus pada perlindungan warga sipil.

Di sisi lain, Ribka menegaskan satu hal. Stabilitas keamanan adalah fondasi mutlak. Tanpa itu, pembangunan bakal sulit berjalan. Kolaborasi antara pemda, aparat, dan masyarakatlah yang akhirnya bisa membuat tenaga kesehatan merasa cukup aman untuk kembali bertugas.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu. Jangan gampang terprovokasi info yang tak jelas sumbernya, dan dukung kebijakan pemda setempat. Harapannya, situasi aman dan damai ini bisa betul-betul terjaga.

Kini, seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan di Yahukimo dikabarkan telah beroperasi normal pasca mogok kerja. Ribka berharap kolaborasi yang sudah terbangun ini tak cuma sesaat. Tapi terus dipelihara demi pemulihan layanan publik yang lebih cepat, perlindungan maksimal bagi tenaga kesehatan, dan tentu saja, agar warga bisa beraktivitas dengan tenang menuju Yahukimo yang lebih damai, sehat, dan sejahtera.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar