MURIANETWORK.COM - Aktris Saskia Chadwick mengakui adanya tekanan besar dalam memerankan karakter Azura di serial "Samuel" produksi MD Pictures dan WeTV Indonesia. Adaptasi dari novel fenomenal Ita Kurniawati (Itakrn) ini, yang telah dibaca lebih dari 21,7 juta kali, datang dengan ekspektasi tinggi dari basis penggemar yang sangat loyal. Serial delapan episode yang disutradarai Asep Kusdinar ini menceritakan konflik dua geng motor melalui sosok montir perempuan, Azura, yang diperankan Saskia.
Menghadapi Beban Ekspektasi Penggemar
Membintangi adaptasi sebuah karya yang sudah sangat dicintai bukanlah tugas ringan. Saskia Chadwick dengan jujur mengungkapkan bahwa angka pembaca novel yang fantastis itu menciptakan tekanan tersendiri baginya. Ia menyadari betul bahwa para penggemar telah lama membayangkan sosok Azura dalam imajinasi mereka.
Alih-alih menghindar, aktris tersebut memilih untuk mengolah tekanan itu menjadi pendorong. Baginya, rasa khawatir justru menunjukkan tingkat kepedulian terhadap penonton dan pembaca setia.
“Saskia sendiri dengan 21,7 juta penonton pastinya pressure tapi pressure itu baik dan bagus karena artinya aku peduli dengan pembaca dan penonton yang menantikan series ini,” ungkap Saskia.
Komitmen Menghidupkan Karakter Novel
Pendekatan produksi untuk serial ini memang dilakukan dengan serius, terutama dalam proses pemilihan pemain. Febriamy Hutapea, Produser Eksekutif sekaligus Head Country WeTV Indonesia, menegaskan bahwa timnya berkomitmen untuk menghadirkan adaptasi yang setia pada jiwa karakter dalam novel.
"Kami melihat potensi yang besar dari cerita Samuel ini. Kami percaya dengan versi serial WeTV Original ini kami bisa menghadirkan karya sedekat mungkin dengan karakter yang sudah ada dalam novelnya," jelas Febriamy.
Keyakinan ini juga diimbangi dengan kesadaran akan tantangan adaptasi. Versi terbaru ini dikemas dengan pendekatan yang berbeda dari adaptasi sinetron sebelumnya, menargetkan kedalaman cerita dan perkembangan karakter yang lebih detail dalam format serial.
Samuel yang Baru dan Tantangan Pemain Pendukung
Tekanan serupa juga dirasakan oleh Fadi Alaydrus yang memerankan karakter utama, Samuel. Menghadapi beragam ekspektasi dari penggemar, aktor tersebut berusaha menemukan keseimbangan antara tuntutan naskah dan jiwa karakter yang telah hidup di benak banyak orang.
“Saya sadar ekspektasi fans tapi saya juga enggak mengambil pusing. Pastinya setiap ekspektasi penggemar berbeda. Gimana caranya secara jiwa sama dengan Samuel dan secara fisik juga sejiwa Samuel,” tuturnya.
Selain dua nama utama, serial ini diperkuat oleh sejumlah pemain lain seperti Dimas Putra, Azela Putri, Rafly Altama, hingga aktor senior seperti Cut Tari dan Indra Brasco. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya dinamika cerita konflik geng motor yang menjadi latar cerita.
Dengan persiapan matang dan kesadaran akan tanggung jawab besar di pundak para pemain, serial "Samuel" siap menghadapi sorotan dan apresiasi penonton saat tayang di platform WeTV.
Artikel Terkait
Saan Mustopa Kaitkan Silaturahmi Pesantren dengan Konsolidasi Politik di Dapil 7 Jabar
Prabowo dan Trump Capai Kesepakatan Dagang di Washington
Pamekasan Usul Cukai Khusus untuk Rokok Kretek Mesin Tangan di Madura
Shin Tae-yong Yakin Herdman Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030