Dua pembalap Indonesia benar-benar menggila di Brasil. Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, keduanya sukses melaju ke babak kedua kualifikasi di kelas masing-masing. Performa mereka di Sirkuit Internacional Ayrton Senna, Goiania, sungguh impresif. Veda duduk manis di posisi ketiga, sementara Mario tak kalah hebat dengan menduduki peringkat kelima.
Ini jelas sinyal yang bagus. Sangat positif, terutama jika melihat sesi kualifikasi yang tinggal hitungan jam lagi. Sabtu malam nanti, semua mata akan tertuju pada mereka berdua.
Veda Ega Pratama Tembus Tiga Besar di Moto3 Brasil
Di sesi practice yang digelar dini hari tadi, Veda Ega Pratama berhasil mencatat waktu terbaik ketiga. Waktunya, 1 menit 30,310 detik. Cuma selisih tipis, benar-benar tipis, dari pemuncak sesi David Almansa (1:30.260) dan Cormac Buchanan di posisi kedua (1:30.263).
Pencapaian ini otomatis membawanya langsung ke Q2. Ia mengulangi kesuksesan yang sama seperti di Thailand beberapa waktu lalu. Tampaknya, pembalap bernomor 9 ini sedang menemukan ritmenya.
"Saya sangat senang bisa kembali menembus babak kedua kualifikasi. Ini hasil kerja keras tim dan persiapan yang matang,"
ungkap Veda dengan wajah sumringah di area paddock.
Mario Suryo Aji Juga Tak Mau Kalah
Di kelas Moto2, ceritanya seru juga. Mario Suryo Aji menunjukkan taringnya. Catatan waktu 1 menit 24,270 detik cukup untuk membekapnya di posisi lima. Tidak buruk. Tidak buruk sama sekali.
Ini jadi kali kedua berturut-turut pria asal Jawa Timur ini lolos langsung ke Q2. Sebelumnya di Thailand, dia juga tampil gemilang. Konsistensi mulai terbentuk, dan kerja sama dengan Honda Team Asia tampaknya berjalan sangat mulus.
"Saya berusaha mempertahankan ritme dan fokus di setiap sesi. Dukungan tim sangat penting untuk hasil ini,"
tutur Mario, singkat namun penuh keyakinan.
Menanti Aksi Sabtu Malam
Nah, sekarang tinggal menunggu aksi sesungguhnya. Sesi kualifikasi Moto3 bakal dimulai Sabtu malam pukul 22.45 WIB. Menyusul kemudian, Moto2 pada pukul 23.40 WIB. Harapannya jelas: kedua pembalap kita bisa mempertahankan momentum panas ini.
Tantangannya tentu tidak kecil. Sirkuit ini terkenal menantang, dan persaingan dengan pembalap top dunia pasti ketat. Tapi, melihat persiapan dan semangat yang mereka tunjukkan, bukan tidak mungkin kita akan menyaksikan sesuatu yang spesial. Sesuatu yang bisa kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium balap dunia.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kena Denda Rp40 Juta Usai Suporter Masuk Lapangan Kejar Wasit
Indonesia Taklukkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17
Bayern Munchen Incar Comeback Lawan PSG di Allianz Arena demi Tiket Final Liga Champions
Disiplin Taktik Kunci Kemenangan Dramatis Timnas U-17 Indonesia atas China di Laga Perdana Piala Asia