Lewotobi Laki-laki Naik Status ke Awas, Magma Bergerak Cepat ke Permukaan

- Jumat, 02 Januari 2026 | 03:55 WIB
Lewotobi Laki-laki Naik Status ke Awas, Magma Bergerak Cepat ke Permukaan

Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, mendadak berubah di awal tahun. Dari Level III Siaga, ia kini resmi berada di Level IV Awas. Perubahan status ini ditetapkan pada Kamis (1/1) sore, tepat pukul 18.00 Wita, mengawali tahun 2026 dengan peringatan serius.

Pemicunya jelas: aktivitas seismik yang melonjak drastis. Dalam rentang 18 jam saja, sejak tengah malam hingga sore hari tanggal 31 Desember 2025, gunung setinggi 1.584 mdpl itu telah mengguncang 122 kali akibat gempa vulkanis dalam. Angka yang cukup untuk membuat para ahli waspada.

"Kenaikan gempa ini menunjukkan adanya suplai magma baru yang cukup besar dan bergerak cepat menuju permukaan," jelas Pelaksana Tugas Badan Geologi, Lana Saria.

"Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya erupsi," tambahnya.

Memang, tren kenaikan sudah terlihat sepekan terakhir. Data deformasi dari tiltmeter menangkap pola inflasi yang signifikan dalam waktu singkat. Artinya, ada pergerakan magma yang mendesak dan memengaruhi tubuh gunung. Data satelit GNSS juga mengonfirmasi hal serupa, khususnya pada komponen vertikal yang mengalami kenaikan pesat dalam tiga hari terakhir.

Lana memaparkan, kondisi ini mengindikasikan bahwa pergerakan magma dari kedalaman masih terus berlangsung ke arah permukaan. Sebuah proses yang tak bisa dianggap remeh.

Rincian kegempaannya pun kompleks. Dalam periode 23-31 Desember 2025, tercatat beragam jenis gempa: 1 kali guguran, 11 embusan, 4 harmonik, 204 tremor non harmonik, 5 low frekuensi, 115 vulkanis, 15 tektonik lokal, dan 53 tektonik jauh. Sebuah orkestra seismik yang menderu di bawah tanah.

Lewotobi Laki-laki bukanlah gunung yang diam. Erupsi terakhirnya masih segar dalam ingatan, terjadi pada 18 Oktober 2025 lalu. Kini, dengan semua data yang terkumpul, ancaman itu kembali menghantui. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tapi juga siaga. Menyambut tahun baru dengan kewaspadaan ekstra.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar