ROTTERDAM – Kabar buruk datang dari Woudestein. Miliano Jonathans, striker muda Timnas Indonesia, harus ditandu keluar lapangan hanya sembilan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk Excelsior. Saat itu, Minggu (8/3/2026), timnya kalah 1-2 dari SC Heerenveen. Yang paling mencemaskan adalah kondisi lututnya. Dia terlihat jelas kesakitan, memegangi bagian itu, dan air mata pun tak tertahankan. Dugaan terburuk pun mengemuka.
Dua hari berselang, lewat Instagram, Miliano mengonfirmasi kekhawatiran semua orang. “Apa yang bisa kukatakan,” tulisnya. “Bukan kabar yang kuharapkan, robekan ACL kedua dalam 2 tahun.”
Ucapan itu seperti pukulan. Cedera ligamen lutut anterior (ACL) bukan main-main; proses pemulihannya panjang dan melelahkan. Apalagi ini adalah kali kedua dia mengalaminya dalam waktu yang terhitung singkat. Masa depannya di lapangan hijau, setidaknya untuk beberapa bulan ke depan, langsung terasa suram.
Namun begitu, di tengah kabar suram itu, dukungan justru mengalir deras. Terutama dari rekan-rekan sesama pemain Timnas Indonesia. Mereka berduyun-duyun memberi semangat di kolom komentar postingan Miliano.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Balikkan Keadaan, Kalahkan Arema FC 2-1 di Lampung
Dewa United Hadapi Tekanan Maksimal di Indomilk Arena untuk Balikkan Agregat Lawan Manila Digger
Konglomerasi dan Taipan: Wajah Baru Kepemilikan Klub Sepak Bola Indonesia
Masa Depan Tomas Trucha di PSM Makassar Dipertanyakan Usai Absen di Latihan