Belum lagi catatan sejarah yang menguntungkan. Tim asuhan Hansi Flick ini telah memenangkan lima dari enam leg pertama babak gugur terakhir mereka melawan klub Inggris. Secara keseluruhan, mereka menang dalam sepuluh dari 15 pertandingan dua leg melawan tim-tim Premier League.
Meski begitu, mereka jelas tak mau gegabah. Kekalahan agregat dari Liverpool di semifinal 2018/19 masih jadi pelajaran berharga.
"Yang penting semua orang berjuang sebagai satu kesatuan," tegas Flick, menekankan pentingnya soliditas tim saat diwawancara Marca.
Gelandang andalan mereka, Pedri, juga mengirim pesan optimis. "Kami siap untuk pertandingan nanti. Kami harus terus menyesuaikan diri dan beradaptasi," ujarnya singkat.
Barcelona memang datang dengan masalah cedera. Alejandro Balde, Gavi, hingga Frenkie de Jong dipastikan absen. Namun, Marc Bernal yang cedera akhir pekan lalu punya peluang besar untuk pulih. Kabar baik lainnya, Pedri dan Lamine Yamal yang sudah terlibat dalam 34 gol musim ini siap turun.
Newcastle juga tak sepenuhnya fit. Mereka kehilangan pilar seperti Bruno Guimaraes dan Fabian Schar. Tapi, Nick Woltemade, Sandro Tonali, dan Jacob Ramsey siap mendukung Anthony Gordon, sang pencetak empat gol saat menghajar Qarabag.
Pertarungan dua tim yang sama-sama lapar ini bakal seru. Berikut kemungkinan susunan pemainnya:
Newcastle United (4-3-3): Pope; Trippier, Thiaw, Botman, Hall; Willock, Tonali, Joelinton; Barnes, Wissa, Gordon.
Barcelona (4-2-3-1): J. Garcia; E. Garcia, Cubarsi, Martin, Cancelo; Pedri, Casado; Yamal, Lopez, Raphinha; Lewandowski.
Artikel Terkait
Hakim Danish Bawa Misi Balas Dendam ke Moto3 Brasil Usai Dikangkangi Rookie Indonesia
PSM Makassar Bangkit dari Ketertinggalan, Raih Poin Penting di Kandang Malut United
Herdman Coret Teja Paku Alam dari Skuad Perdana, Kiper dengan Clean Sheet Terbanyak Diabaikan
Tekanan Suporter Real Madrid Mengarah ke Perez, Masa Depan Juni Calafat Terancam