KUALA LUMPUR – Persiapan Timnas Malaysia jelang laga krusial melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 mendadak diwarnai kejutan. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) baru-baru ini menjatuhkan keputusan yang memukul keras: tujuh pemain inti Harimau Malaya dinyatakan tak bisa turun bermain. Keputusan tanggal 5 Maret 2026 itu jelas mengguncang rencana pelatih Peter Cklamovski.
Padahal, situasi tim sebenarnya cukup cerah. Mereka masih memimpin klasemen Grup F dengan 15 poin, unggul tiga angka dari Vietnam di peringkat kedua. Rekor tak terkalahkan sejauh ini jadi modal berharga. Namun begitu, satu pertandingan terakhir di Stadion Thien Truong nanti benar-benar akan menentukan segalanya. Lawannya bukan main-main, Vietnam yang duduk di peringkat 108 dunia.
Krisis pemain ini memaksa staf pelatih membuka opsi lain. Dan kini, tiga nama pemain luar negeri mencuat ke permukaan sebagai calon pengganti.
Nama pertama adalah Richars Chin. Gelandang Raith Rovers berusia 24 tahun ini sebenarnya sudah dikenal di lingkaran timnas. Dia pernah dipanggil untuk laga persahabatan pada September lalu, bahkan sempat dimainkan melawan Palestina. Kabar baiknya, Chin baru saja pulih dari cedera dan sudah kembali tampil, meski sebagai pemain pengganti, di Scottish Championship.
Selain Chin, ada Wan Kuzain Wan Kamal yang juga berpeluang. Gelandang kreatif dari Sporting JAX ini usianya 28 tahun. Menariknya, dalam tiga pemanggilan terakhir, dia kerap masuk daftar cadangan. Momen krisis ini bisa jadi pintu masuk baginya untuk akhirnya meraih tempat di skuad utama. Pengalamannya membela klub di luar negeri diharapkan bisa memberi warna baru pada lini tengah Malaysia.
Di sisi lain, pertahanan juga butuh penyegaran. Dan nama Sam Bone muncul ke permukaan. Bek berusia 27 tahun kelahiran Kuching, Sarawak ini punya reputasi cukup solid di Irlandia. Ia pernah merasakan atmosfer kompetisi tertinggi di sana, bahkan sempat mencicipi kualifikasi Liga Champions. Pengalaman Eropa-nya itu yang membuatnya dilirik.
Tapi, ada satu catatan penting. Hingga detik ini, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) belum mengonfirmasi status kelayakan Bone untuk membela Harimau Malaya. Itu jadi pertanyaan besar yang masih menggantung.
Laga penentuan itu sendiri dijadwalkan digelar pada 31 Maret 2026, pukul 20.00 waktu setempat. Tekanan jelas ada di kedua sisi. Vietnam butuh kemenangan untuk menyalip, sementara Malaysia harus bertahan di puncak dengan skuad yang diremukkan oleh keputusan CAS. Semua kini tergantung pada bagaimana Cklamovski meracik strategi dengan material pemain yang tersisa dan mungkin, dengan wajah-wajah anyar dari luar negeri.
Artikel Terkait
Real Madrid Incar Gabriel Magalhaes, Arsenal Pasang Harga Rp2,2 Triliun
Enzo Maresca Prioritaskan Kembali ke Manchester City di Tengah Ketertarikan Napoli
Liverpool Buru Rafael Leao dari AC Milan Sebelum Piala Dunia 2026
Persebaya Bungkam Malut United 2-0, Naik ke Peringkat Keenam Liga 1