LONDON Enzo Maresca dikabarkan mengadakan pertemuan dengan Napoli. Pintu untuk melatih klub Italia itu pun mulai terbuka. Tapi jangan salah, pria asal Italia ini tetap menaruh Manchester City di urutan teratas daftar prioritasnya.
Nama Maresca kembali jadi perbincangan hangat. Situasi di Chelsea berubah begitu cepat. Penggantinya, Liam Rosenior, dipecat hanya empat bulan setelah mengambil alih posisi yang ditinggalkan Maresca awal tahun ini. Cukup mengejutkan, memang.
Akibatnya, nama Maresca mendadak relevan lagi di bursa pelatih Eropa. Dia sekarang sedang fokus mencari klub baru untuk musim 2026-2027. Bukan perkara mudah, tapi peluangnya cukup banyak.
Menurut laporan dari Tuttomercatoweb, Maresca tidak punya rencana untuk balik ke Chelsea. Dia lebih memilih melanjutkan kariernya di tempat lain. Entah itu di Italia, Inggris, atau mungkin di luar dua negara itu.
Dalam beberapa hari terakhir, dia disebut-sebut bertemu dengan perwakilan Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis. Pertemuan itu terjadi di London. Kabarnya, jalannya diskusi cukup positif.
Maresca memberi sinyal bahwa dia siap menerima tawaran Napoli dengan satu catatan: jika Antonio Conte benar-benar hengkang pada musim panas nanti. Situasi ini memang masih mengambang, tapi sinyal itu sudah cukup untuk bikin publik Serie A penasaran.
Napoli sendiri menjadikan Maresca sebagai salah satu kandidat kuat untuk kursi pelatih. Peluang besar bagi pelatih asal Italia itu untuk pulang kampung dan kembali ke Serie A. Tapi ya itu tadi, semuanya masih tergantung pada keputusan Conte.
Di sisi lain, Maresca masih punya prioritas lain. Jika Manchester City mengajukan tawaran resmi, dia akan lebih memilih kembali ke klub tersebut. Faktor kedekatan jelas jadi alasan utamanya.
Dia pernah menjadi asisten Pep Guardiola pada musim 2022-2023. Sebelumnya, ia juga dipercaya menangani tim U-23 Man City. Pengalaman itu membuatnya paham betul filosofi permainan klub. Bukan sekadar kenalan, tapi benar-benar mendalami.
Nah, soal pengalaman di kompetisi Italia, Maresca masih terbilang minim. Dia cuma sempat melatih Parma selama 14 pertandingan pada 2021. Itu pun hasilnya tidak terlalu mentereng. Tapi kadang, peluang datang justru saat pengalaman belum banyak.
Kondisi ini membuat peluang ke Napoli tetap terbuka lebar. Terutama jika terjadi pergantian pelatih pada akhir musim. Semua masih bisa berubah dalam sekejap.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final dari Maresca soal klub berikutnya. Tapi satu hal yang pasti: namanya masuk dalam daftar paling diburu di bursa pelatih Eropa. Entah ke Napoli, entah balik ke Man City, atau mungkin kejutan lain kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Real Madrid Incar Gabriel Magalhaes, Arsenal Pasang Harga Rp2,2 Triliun
Liverpool Buru Rafael Leao dari AC Milan Sebelum Piala Dunia 2026
Persebaya Bungkam Malut United 2-0, Naik ke Peringkat Keenam Liga 1
Lamine Yamal Cedera Hamstring, Absen hingga Akhir Musim La Liga tetapi Diprediksi Pulih untuk Piala Dunia 2026