IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Tembus Support Tren Penurunan

- Selasa, 09 Juni 2026 | 06:15 WIB
IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Tembus Support Tren Penurunan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak di bawah tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2026), dengan rentang pergerakan diperkirakan berada di level 5.310 hingga 5.440. Kondisi ini mencerminkan dominasi sentimen negatif yang masih membayangi pasar modal, tanpa adanya tanda-tanda awal pembentukan dasar pergerakan atau kejenuhan jual.

Technical Analyst WH Project, William Hartanto, dalam riset hariannya yang dirilis Senin (8/6/2026), menyatakan bahwa IHSG berpotensi kembali melemah. Proyeksi ini muncul setelah indeks mengalami koreksi tajam sebesar 4,52 persen pada perdagangan sebelumnya, jatuh ke posisi 5.342,14. Pelemahan tersebut sekaligus menembus garis tren penurunan yang selama ini menjadi area pertahanan pasar.

“Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah dalam range 5.310-5.440,” tulis William dalam risetnya.

Dari sisi teknikal, koreksi yang terjadi bahkan lebih dalam dibandingkan dengan tren penurunan yang telah terbentuk sebelumnya. William menjelaskan bahwa IHSG membentuk pola bearish engulfing, yang mengindikasikan tekanan jual masih sangat kuat dan mencerminkan kepanikan di kalangan pelaku pasar.

“Support trendline ditembus. IHSG jauh lebih menurun dibanding tren menurun yang sudah terbentuk sebelumnya. Pola yang terbentuk adalah bearish engulfing, semakin menunjukkan kepanikan pasar,” ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum terlihat indikasi kejenuhan jual yang biasanya menjadi sinyal awal potensi pembalikan arah atau rebound. William menambahkan bahwa kondisi IHSG masih relatif jauh dari fase bottoming, sehingga belum banyak kesimpulan positif yang dapat ditarik dari pergerakan indeks dalam jangka pendek.

“Sepertinya belum ada harapan untuk IHSG rebound,” tegasnya.

Di tengah tekanan tersebut, William memberikan sejumlah rekomendasi saham secara teknikal. MSIN direkomendasikan untuk dibeli dengan estimasi target harga 600 hingga 620, support di level 530, dan resistance di 600. GULA juga masuk dalam daftar beli dengan target 500 hingga 540, support 478, dan resistance 500. Sementara itu, EMAS direkomendasikan untuk dibeli dengan target harga 8.000, support di 6.900, dan resistance di 8.000.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar