All England 2026: Indonesia Pulang Tanpa Gelar, Debut Ganda Muda Raup Rp343 Juta

- Senin, 09 Maret 2026 | 12:00 WIB
All England 2026: Indonesia Pulang Tanpa Gelar, Debut Ganda Muda Raup Rp343 Juta

Lalu, Bagaimana dengan Pemain Indonesia Lainnya?

Di sisi lain, ada kejutan menarik dari tunggal putra muda, Alwi Farhan. Dia berhasil melaju ke perempat final dan membawa pulang Rp134 juta. Jumlah ini bahkan mengalahkan perolehan Jonatan Christie yang cuma sampai di 16 besar dengan Rp73 juta. Tampaknya, semangat muda memang punya daya gebrak tersendiri.

Kegagalan kolektif ini pasti jadi bahan evaluasi serius buat PBSI. Mengulang memori kelam 2011 bukanlah hal yang diinginkan siapa pun setelah bertahun-tahun punya dominasi di All England.

Menariknya, kalau dilihat dari daftar pendapatan, beberapa pemain muda justru performanya lebih baik daripada senior. Ini mungkin secercah harapan di tengah kepahitan. Berikut rincian perkiraan hadiah yang berhasil dibawa pulang kontingen Indonesia:

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin – Ganda Putra (Semifinal): Rp343 juta.
Alwi Farhan – Tunggal Putra (Perempat Final): Rp134 juta.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat – Ganda Putra (Perempat Final): Rp153 juta.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari – Ganda Putri (Perempat Final): Rp153 juta.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah – Ganda Campuran (Perempat Final): Rp153 juta.
Putri Kusuma Wardani – Tunggal Putri (Perempat Final): Rp134 juta.

Jonatan Christie – Tunggal Putra (16 Besar): Rp73 juta.
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti – Ganda Putri (16 Besar): Rp79 juta.
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu – Ganda Campuran (16 Besar): Rp79 juta.
Alfian/Muhammad Shohibul Fiktri – Ganda Putra (16 Besar): Rp79 juta.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani – Ganda Putra (32 Besar): Rp24 juta.

Jadi, meski tanpa gelar, perjalanan di All England 2026 tetap meninggalkan cerita. Ada kekecewaan, tapi juga ada prestasi individu yang patut diapresiasi. Sekarang, semua mata tertuju pada evaluasi dan persiapan untuk pertempuran berikutnya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar