Suasana di Grand Depok City (GDC) sempat ricuh beberapa waktu lalu. Seorang debt collector, atau yang biasa disebut mata elang (matel), diamuk massa sebelum akhirnya diamankan polisi.
Video kejadian itu beredar luas. Dalam tayangan yang berhasil dilihat detikcom, Jumat (21/11/2025), terlihat sang pelaku dikerumuni warga yang emosi. Dia kemudian berusaha memberi penjelasan kepada Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok yang tiba di lokasi untuk meredakan keadaan.
Menurut narasi yang menyertai video, polisi awalnya dapat laporan warga soal empat debt collector yang berusaha mengambil paksa sepeda motor tanpa menunjukkan dokumen resmi. Warga pun geram. Mereka sempat menginterogasi para pelaku itu sendiri sebelum polisi datang.
Dihubungi secara terpisah, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membeberkan kronologi kejadian. Peristiwa itu ternyata sudah terjadi pada Rabu (19/11).
“Tim Presisi dapat laporan dari warga kalau ada matel di lokasi tersebut. Kemudian jam 10.00 WIB tim 3 dipimpin Ipda Suwinta mendatangi lokasi. Awalnya ada 4 orang matel, namun 3 kabur, tinggal 1,” jelas Made saat dihubungi wartawan.
Dia melanjutkan, satu pelaku yang tertangkap itu sempat menjadi sasaran amuk warga. Untungnya, upaya debt collector mengambil motor korban gagal total.
“Satu orang tersebut dipukuli oleh warga karena kesal. Motor tidak berhasil diambil matel, (pelaku) dibawa ke Polsek Sukmajaya,” imbuhnya. Pelaku yang diamankan itu lalu dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Nenek 72 Tahun di Subang Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan
Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Ditahan Usai Putusan Hakim
Puluhan Rumah Rusak Parah Diterjang Puting Beliung di Bangka Barat
Dubes Saudi Tegaskan Keamanan dan Kelancaran Haji 2026 di Tengah Situasi Timur Tengah