Pemerintah membuka lowongan besar-besaran. Kali ini, untuk mengisi 30 ribu posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Para calon yang lolos nantinya bakal berstatus pegawai BUMN, dengan kontrak kerja waktu tertentu atau PKWT.
Langkah ini diambil untuk memperkuat sumber daya manusia koperasi desa di seluruh Indonesia. Menurut Menko Pangan Zulkifli Hasan, percepatan pembentukan koperasi desa dan kampung nelayan kini sudah masuk tahap operasional. Artinya, kebutuhan akan tenaga profesional pun mendesak.
"30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara,"
kata Zulhas, saat jumpa pers di kantornya di Jakarta Pusat, Rabu lalu.
Target Juni-Juli 2026: 30 Ribu Koperasi Desa Beroperasi
Rekrutmen ini memang bagian dari pengembangan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Targetnya ambisius: lebih dari 30 ribu unit harus rampung dan berjalan antara Juni hingga Juli 2026.
"Koperasi Desa Merah Putih, Insya Allah bulan Juni-Juli ini di atas 30 ribu. Nah, program yang utama sekarang sudah memerlukan SDM,"
ujarnya menambahkan.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Panselnas SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) membuka pendaftaran secara bertahap. Tahap awal menyediakan 35.476 formasi. Rinciannya, 30 ribu untuk manajer koperasi desa dan 5.476 untuk pengelola kampung nelayan.
Nantinya, selain manajer koperasi, para pengelola kampung nelayan juga akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Mereka akan berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan skema PKWT yang sama. Semua tenaga terpilih akan menjalani masa penugasan awal di BUMN selama dua tahun. Baru setelah itu, mereka terjun langsung mengelola koperasi di lapangan.
"Rekrutmen sebagaimana dimaksud akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama akan dibuka sebanyak 35.476 formasi, totalnya nanti sekitar 80 ribu,"
jelas Zulhas.
Pendaftaran dibuka dari 15 sampai 24 April 2026. Caranya melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id. Kesempatan ini terbuka untuk lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan. Syaratnya, usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
Menko Zulhas menekankan, seluruh proses seleksi akan transparan dan gratis. Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati. Jangan sampai ada pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen ini dengan mengatasnamakan program rekrutmen.
"Jadi, seluruh tahun seleksi tidak dipungut biaya apapun. Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan,"
tegasnya dengan nada serius.
Ia memastikan, hanya ada satu kanal resmi untuk mendaftar. Tidak ada jalan lain, baik melalui kementerian maupun perantara manapun. Semuanya harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan.
Artikel Terkait
Lazio Tundukkan Napoli 2-0 di Stadion Maradona
Hoffenheim Hancurkan Harapan Dortmund dengan Kemenangan Dramatis di Menit Akhir
Jakarta LavAni dan Bhayangkara Presisi Pastikan Duel di Final Proliga 2026
Prabowo Serukan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD Se-Indonesia untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045