“Di gim ketiga kami yang sudah unggul sempat mau terkejar tapi kami meyakinkan diri terus bahwa kami bisa,” kata Joaquin tentang momen krusial itu.
Dengan kemenangan dramatis ini, jalan mereka belum selesai. Tantangan berikutnya jauh lebih berat: menghadapi unggulan asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di babak perempat final.
Joaquin menyebut, fokus utama saat ini justru bukan langsung membongkar rekaman permainan lawan. Persiapan dimulai dari hal paling mendasar.
“Di perempat final akan bertemu Liang Wei Keng/Wang Chang tapi sebelum ke sana kami mau mulai persiapan dari diri kami sendiri dulu hari ini. Makan enak, tidur yang nyenyak,” tuturnya dengan santai.
Setelah urusan fisik dan mental itu terpenuhi, barulah tim akan bergerak ke analisis teknis. Mereka akan duduk bersama pelatih, menonton video, dan merancang strategi.
“Kalau dari non-teknisnya kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus maksimalkan kesempatan ini,” pungkas Joaquin penuh keyakinan.
Perjalanan mereka di Birmingham masih berlanjut. Satu langkah historis telah diambil, dan satu ujian besar menanti di depan.
Artikel Terkait
Enam Wakil Indonesia Bertahan di Perempat Final All England 2026
Real Madrid Hadapi Ujian Berat di Markas Celta Vigo Usai Dua Kekalahan Beruntun
Tottenham Tumbang Dramatis, Posisi di Klasemen Premier League Terancam
Fermin Aldeguer Masuk Daftar Sementara MotoGP Brasil Usai Pulih dari Cedera Paha