Perkataannya itu, yang dikutip dari media setempat, punya nada tegas di balik kesan santainya. Bagi Arbeloa, alasan bukanlah barang yang boleh dijual di klub sebesar Madrid. “Ini Real Madrid. Kami tidak pernah mencari-cari alasan,” tegasnya lagi.
Menurutnya, justru dalam kesulitanlah sebuah tim bisa benar-benar berkembang. Ujian sejati bagi seorang pemain atau profesional datang ketika keadaan tidak berpihak. “Kalau menang 3-0, semua orang terlihat hebat, penuh percaya diri. Itu mudah,” katanya.
Memang, ketika segalanya berjalan mulus, menjadi pemain top dan mengenakan seragam kebanggaan itu terasa mudah. Tapi Arbeloa menekankan, momen seperti inilah yang menentukan.
“Sekaranglah waktunya kita tunjukkan. Apakah kita memang layak pakai seragam dan lambang ini? Itu yang harus kita buktikan,” tandasnya menutup pembicaraan.
Jadi, meski diterpa badai cedera, semangat di kamp Los Blancos rupanya tak mudah surut. Tantangan berat ada di depan mata. Tapi seperti kata pelatihnya, mereka takkan cari alasan.
Artikel Terkait
Dua Pebulu Tangkis Indonesia Lolos ke Perempat Final All England
Persebaya Hadapi Ujian Berat di Kandang Tangguh Borneo FC
Suporter PSM Makassar Desak CEO Turun Tangan Usai 11 Laga Tanpa Kemenangan
DallIgna: Marquez Hanya Tersandung Nasib Buruk di Thailand