Raja Yordania Abdullah II Ungkap Kisah Persahabatan Erat dengan Prabowo Subianto

- Jumat, 14 November 2025 | 22:55 WIB
Raja Yordania Abdullah II Ungkap Kisah Persahabatan Erat dengan Prabowo Subianto

Raja Yordania Abdullah II Ungkap Kisah Persahabatan dengan Prabowo Subianto

Raja Yordania Abdullah II bin Al Hussein menekankan hubungan personal yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, hubungan bilateral kedua negara ini berakar dari ikatan persahabatan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Momen Bersejarah: Pengenalan Prabowo kepada Raja Hussein

Raja Abdullah II mengungkapkan kenangan spesial ketika pertama kali memperkenalkan Prabowo kepada ayahnya, mendiang Raja Hussein. Dalam pertemuan bersejarah tersebut, Raja Abdullah menyebut Prabowo sebagai seorang saudara.

"Saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini. Ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya, 'siapa orang ini?' Saya menjawab, 'dia adalah saudaraku'," tutur Abdullah di Istana Negara, Jakarta.

Raja Hussein pun langsung merespons dengan mengatakan, "Jika dia adalah saudaramu, maka dia adalah saudaraku juga."

Hubungan yang Terus Menguat

Raja Abdullah II menambahkan bahwa sejak momen tersebut, hubungan di antara mereka terus berkembang dan semakin kuat tanpa pernah berkurang. Ikatan persaudaraan ini menjadi fondasi penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Yordania.

Apresiasi untuk Sambutan Indonesia

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Abdullah II menyampaikan penghargaan atas sambutan hangat yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia. Dia menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan istimewa.

"Merupakan kehormatan istimewa dapat kembali ke Indonesia. Anda menyebutkan hubungan yang terjalin 27-28 tahun yang lalu dengan Yang Mulia Raja Hussein. Kami menjadi teman bertahun-tahun yang lalu. Kami menjadi saudara," pungkas Raja Abdullah II.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar