Persebaya Hadapi Ujian Berat di Kandang Tangguh Borneo FC

- Kamis, 05 Maret 2026 | 22:30 WIB
Persebaya Hadapi Ujian Berat di Kandang Tangguh Borneo FC
Laga Penentu di Samarinda

SURABAYA Sabtu malam, 7 Maret 2026. Stadion Segiri di Samarinda siap jadi medan pertempuran yang menegangkan. Borneo FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League. Bukan cuma soal tiga poin, laga pekan ke-25 ini bakal menentukan napas panjang persaingan di papan atas.

Bagi Persebaya, ini ujian berat. Mereka harus menang kalau masih mau disebut pesaing gelar yang serius. Selama ini, perbincangan soal juara lebih sering didominasi Persib dan Persija. Green Force perlu mengingatkan semua orang bahwa mereka masih ada.

Pelatih Bernardo Tavares tentu sadar betul. Persiapan menuju Samarinda harus ekstra matang. Dia punya pendekatan bertahap, dimulai dari mengoreksi diri sendiri.

Rekaman laga kontra Persib diputar berulang. Tavares, pelatih asal Portugal itu, mencari celah perbaikan. Menurutnya, performa tim sebenarnya cukup bagus. Tapi ya itu, masalah klasik: penyelesaian akhir kurang tajam. Peluang tercipta, tapi gol tak kunjung datang.

“Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan dan peluang yang didapatkan lawan,” kata Tavares.

Masalah lain ada di organisasi pertahanan. Beberapa kali lini kedua memberi ruang terlalu longgar. Pemain lawan dengan leluasa melepaskan tembakan jarak jauh hampir saja berbuah gol. Tavares tak ingin hal itu terulang di Samarinda.

Namun begitu, bukan cuma kesalahan yang dibedah. Aspek positif seperti intensitas dan semangat kolektif harus tetap dipertahankan. Setelah urusan internal beres, barulah fokus beralih ke lawan.

Dan lawannya kali ini spesial: Borneo FC di kandang sendiri.

Semua orang tahu, Samarinda itu neraka bagi tim tamu. Sepanjang musim, Borneo cuma sekali kalah di Segiri. Mereka agresif, berbahaya, dan punya pemain-pemain yang jago menembak dari jarak jauh.

“Semua orang tahu bahwa bermain di Samarinda bukan hal yang mudah,” ujar Tavares.

Kunci utamanya satu: disiplin. Jarak antar lini harus rapat. Jangan sampai memberi ruang seperti saat lawan Persib dulu.

Di sisi lain, Borneo juga sedang percaya diri. Pekan lalu mereka sukses menahan imbang Persija Jakarta. Hasil itu membuat mereka tetap nyangkut di grup atas. Jadi, jangan harap mereka akan main setengah hati.

Pertandingan ini dipastikan berisi tensi tinggi. Dua tim sama-sama haus poin. Bagi Persebaya, menang di Segiri bisa membuka kembali peluang mengejar puncak. Tapi jalannya pasti tak mulus.

Tavares berulang kali menekankan konsistensi pada anak asuhnya. Laga seperti ini ditentukan oleh fokus dan sikap selama 90 menit. Strategi saja tidak cukup.

Nanti, di bawah gemuruh Segiri, Persebaya punya satu misi sederhana: membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan. Apakah bisa? Kita lihat saja Sabtu nanti.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar