Kemenpora Bentuk Tim Investigasi dan Layanan Pengaduan Khusus Atlet Korban Pelecehan Seksual

- Senin, 02 Maret 2026 | 01:15 WIB
Kemenpora Bentuk Tim Investigasi dan Layanan Pengaduan Khusus Atlet Korban Pelecehan Seksual

JAKARTA – Kemenpora RI bergerak cepat. Menyusul laporan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing, lembaga ini langsung menyatakan dukungan penuh kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk mengusut tuntas kasusnya. Bahkan, sebuah tim investigasi khusus pun dibentuk. Tujuannya jelas: menelusuri setiap detail dengan serius.

Nah, langkah konkretnya sudah dimulai. Kemenpora membuka layanan pengaduan khusus via email: [email protected]. Layanan ini tak hanya untuk atlet panjat tebing, tapi juga menyasar seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga yang pernah atau sedang mengalami kekerasan seksual. Laporannya nanti akan ditindaklanjuti, begitu janji mereka.

Langkah pemerintah ini langsung dapat apresiasi. Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menyambut baik inisiatif Kemenpora.

"Saya setuju dan mengapresiasi langkah yang diambil Pak Menpora dengan membuat layanan pengaduan untuk atlet yang mendapat pelecehan seksual dan kekerasan fisik," kata Yenny dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, ini adalah bentuk nyata perhatian negara. Atlet adalah aset berharga bangsa yang harus dilindungi.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar