BURIRAM - Tiga kali terjatuh dalam dua hari tes. Itulah catatan Marc Marquez di Sirkuit Buriram, Thailand, yang langsung menyulut sorotan. Tapi, jangan salah. Ducati Lenovo justru tampak tenang-tenang saja, bahkan sebelum lampu start balapan perdana musim nanti dinyalakan.
Davide Tardozzi, sang manajer tim, sama sekali tak merasa khawatir. Baginya, insiden jatuh saat sesi uji coba itu hal biasa. Tidak ada kaitannya dengan kesiapan Marquez menghadapi MotoGP Thailand yang digelar mulai 27 Februari mendatang.
“Menurut saya, insiden jatuh tidak terlalu memengaruhi Marc. Hal itu tidak berdampak pada performanya,” ujar Tardozzi.
Ia bahkan dengan tegas menyatakan keyakinannya. “Kami tahu Marc akan menjadi salah satu kandidat juara sejak balapan pertama.”
Pernyataan itu punya dasarnya. Lihat saja hasil tes. Meski sempat terpelanting, pebalap yang dijuluki 'Baby Alien' itu justru mencatat waktu tercepat ketiga: 1 menit 28,836 detik. Sebuah hasil yang cukup solid untuk motor baru Ducati, menunjukkan kecepatan masih ada di ujung jarinya.
Namun begitu, tiga kali jatuh tentu bikin orang bertanya-tanya. Apalagi, seri pembuka di Thailand ini dianggap sebagai tolok ukur awal perburuan gelar juara dunia. Konsistensi Marquez pun dipertanyakan.
Artikel Terkait
Pelatih Persija Bela Cyrus Margono Usai Debut Pahit: Jangan Dinilai dari Satu Laga
Souto Soroti Kesalahan Dasar Meski Timnas Futsal Lolos ke Final AFF
Alex Marquez Akui Persaingan Gila dan Kejar Podium Perdana MotoGP 2026
Persija Jakarta Hadapi Persebaya dalam Laga Krusial Perburuan Gelar Liga Super