Jakarta berduka. Kabar mengejutkan datang dari keluarga besar Persija Jakarta: mantan manajer klub era 2000-an akhir, Harianto Badjoeri, telah berpulang pada Minggu (23/2/2026). Pengumuman resmi langsung disampaikan klub melalui akun media sosialnya.
Unggahan itu penuh rasa kehilangan. Manajemen Persija menyampaikan belasungkawa yang mendalam untuk sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Rasa duka itu terasa begitu nyata dalam setiap kata.
"Segenap keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa yang terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Persija, Bapak Harianto Badjoeri,"
Begitu bunyi pernyataan klub yang dikutip dari Instagram. Mereka juga mengajak semua pihak untuk turut mendoakan. "Sejenak, mari kita panjatkan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan," lanjut mereka.
Reaksi warganet pun berdatangan dengan cepat. Kolom komentar banjir ucapan duka. Yang menarik, ungkapan simpati ini tidak hanya datang dari pendukung Persija, tapi juga suporter klub-klub lain. Seolah menggarisbawahi, kepergiannya adalah kehilangan bagi sepak bola nasional secara lebih luas.
"Turut berduka cita," tulis seorang netizen dengan ringkas.
Ada pula yang menambahkan, "Semoga Almarhum diterima amal ibadahnya, ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT."
Harianto Badjoeri mengembuskan napas terakhir hari Minggu itu. Menurut rencana, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Senin (24/2). Kepergiannya jelas meninggalkan luka. Di masa aktifnya dulu, pria ini adalah figur sentral yang terlibat dalam berbagai dinamika klub di periode akhir tahun 2000-an. Sebuah era dengan ceritanya sendiri.
Kini, dia telah pergi. Selamat jalan, Pak Manager.
Artikel Terkait
Real Madrid Tegaskan Mourinho Bukan Opsi, Fokus ke Klopp dan Proyek Jangka Panjang
Janice Tjen Tembus Peringkat 36 Dunia, Rekor Tertinggi Kariernya
Flick Anggap Wajar Reaksi Kesal Yamal Usai Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen
PBSI Kirim 24 Atlet Lebih Awal ke Inggris untuk Aklimatisasi Jelang All England 2026