Format kompetisi ini memperkenalkan persaingan terbuka dengan sistem promosi dan degradasi yang mencakup dua tahap utama: tahap liga dan fase gugur. Total 64 peserta akan terlibat, terbagi dalam tiga liga berbeda: Star (Bintang), Gold (Emas), dan Blue (Biru).
Liga Star dan Gold akan menampung masing-masing 16 klub, dibagi lagi menjadi dua grup.
Baca Juga: Jadwal Kesatria Bengawan Solo, Laga Perdana IBL 2024 Bertemu Juara Bertahan Prawira Bandung
Sedangkan Liga Blue akan diikuti oleh 32 klub, terbagi menjadi empat grup yang masing-masing berisi delapan klub.
Kompetisi akan dimulai pada bulan September dan berlanjut hingga April, di mana setiap klub akan berhadapan dua kali, baik di kandang maupun tandang.
Empat klub teratas di setiap grup Liga Star dan Gold, serta dua klub teratas dari tiap grup Liga Blue, akan maju ke babak perempat final.
Untuk menjaga persaingan tetap intens, klub-klub terendah di Liga Star akan menukar posisi dengan klub-klub teratas di Liga Gold.
Sementara itu, klub-klub terendah di Liga Gold akan digantikan oleh klub-klub teratas dari Liga Blue.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatengnetwork.com
Artikel Terkait
Julio Cesar Siap Hadapi Badai Emosi Derbi Persib vs Persija di GBLA
Debut Rosenior di Chelsea Dibuka dengan Pesta Gol di Piala FA
Jonatan Christie Akui Keunggulan Kunlavut Usai Tumbang di Semifinal Malaysia Open
Drama 10 Gol di Etihad, Dua Bunuh Diri Perparah Pesta City