“Veda memanfaatkan setiap menit untuk membangun feeling di atas motor spesifikasi Grand Prix Moto3 demi menabung jam terbang,” tambahnya.
Jalur Khusus Menuju Moto3
Kehadiran Veda di grid Moto3 pada usia 17 tahun juga merupakan sebuah pencapaian tersendiri. Ia berhasil memanfaatkan jalur khusus yang diberikan berkat prestasinya sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup musim lalu. Privilese ini mengizinkannya untuk membalap sebelum mencapai batas usia reguler 18 tahun.
Mengingat ia tidak sempat menjadi pembalap pengganti di musim sebelumnya, tes di Portimao ini menjadi momen krusial pertama baginya untuk benar-benar merasakan intensitas balapan di level dunia. Kesempatan untuk berlatih di luar tekanan akhir pekan lomba adalah modal berharga yang ia gunakan sebaik mungkin.
Peta Persaingan di Hari Pertama
Di puncak klasemen hari pertama, Adrian Cruces dari tim CIP Green Power tampil sebagai yang tercepat dengan catatan 2 menit 3,320 detik. Pembalap yang telah memiliki pengalaman di tujuh seri sebelumnya itu unggul hampir dua detik dari catatan Veda.
Pencapaian Cruces bahkan melampaui rekor pole position basah Moto3 GP Portugal 2022 yang dipegang Deniz Öncü. Sementara itu, rekan satu tim Veda di Honda Team Asia mencatatkan waktu 2:05,197, berada tepat di belakangnya di posisi ketujuh, menunjukkan persaingan ketat di dalam tim sekaligus.
Performa Veda di hari yang penuh tantangan ini memberikan gambaran awal yang positif tentang tekad dan kemampuannya. Meski masih banyak yang harus dipelajari, langkah percaya dirinya di lintasan basah Portimao telah mengirimkan pesan yang jelas tentang keseriusannya menyambut debut Moto3 2026.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026