Sementara di nomor putri U-21, Sania Talita Wahyudi berhasil mendominasi. Meski mengaku performanya di hari final kurang maksimal, pegolf dari Maja Golf Club itu tetap unggul jauh dengan selisih delapan pukulan dari runner-up, Renoctoviana Ramadhiani Said. Sania meraih total skor 218 (5 di atas par).
“Permainan hari ini tidak begitu bagus. Banyak kecelakaan terjadi di lapangan. Ini juga tidak terlepas dari kondisi lapangan yang lebih berat dibandingkan 2 hari pertama karena hujan yang mengguyur sepanjang pagi tadi,” tutur Sania.
“Namun, untungnya saya bisa menjaga permainan karena selisih pukulan saya jauh dari teman-teman lain. Senang sekali saya bisa menang di sini karena ini jadi pengalaman saya bisa bertanding di Faldo Series dan lolos ke Vietnam,” tandasnya.
Kesempatan Berlaga di Ajang Internasional
Juara dari Faldo Junior Tour, yaitu Kifata Aftar, William Justin Wijaya, Sania Talita Wahyudi, serta Elevania Nurfasha (juara putri U-16), berhak mewakili Indonesia di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17. Event tingkat Asia tersebut akan digelar di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22-24 April 2026.
Di sisi lain, Faldo Future Tour yang diperuntukkan bagi pegolf cilik berusia 7-12 tahun juga telah menghasilkan para pemenang. Mereka yang meraih posisi juara dan runner-up di tiga kelompok usia akan melanjutkan kompetisi ke Futures Final di lapangan legendaris The Belfry, Inggris.
Komitmen Pengembangan Golf Junior
Penyelenggaraan Faldo Series Indonesia tahun ini merupakan inisiatif dari Birdie Bandits, klub golf junior yang didirikan oleh Gunung Geulis Country Club. Kehadiran kembali turnamen internasional untuk junior ini disambut antusias, terbukti dengan partisipasi 61 pegolf muda.
Chairman Birdie Bandits, Agung Budiman, mengungkapkan komitmen jangka panjang untuk ajang ini. “Kami sudah berkomitmen ke Faldo untuk menghadirkan turnamen ini selama 3 tahun ke depan. Dan tentunya kami harus lebih banyak belajar lagi untuk menyelenggarakan turnamen ini,” ungkapnya.
Dengan demikian, gelaran ini tidak hanya sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sistematis untuk membina dan memberikan pengalaman bertanding bertaraf internasional bagi calon-calon bintang golf Indonesia masa depan.
Artikel Terkait
Mercedes Incar Hattrick, Ferrari Siap Gagalkan Dominasi di F1 GP Jepang 2026
PSS Sleman Jaga Momentum Usai Libur, Siap Hadapi Kendal Tornado
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi