Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengaku masih menemui truk sumbu tiga yang beroperasi di lapangan, meski aturan pembatasannya sedang berlaku. Nah, temuan ini bakal dikaji lebih lanjut. Bahkan, kemungkinan aturannya bakal diperketat lagi ke depannya.
Menurut Dudy, ini akan jadi bahan evaluasi serius. Nantinya, akan ada pembicaraan dengan Kementerian PUPR, Kepolisian, dan kementerian lain. Intinya, mereka mau lihat apakah aturan yang sekarang berupa Surat Keputusan Bersama (SKB) perlu dinaikkan statusnya.
"Akan menjadi bahan evaluasi. Nanti harus ada bicara dengan Kementerian PU, kemudian juga dengan Kepolisian dan Kementerian lain apakah perlu ditingkatkan statusnya dari SKB menjadi ketentuan yang lebih tinggi sehingga memberikan daya punishment yang lebih tinggi lagi,"
ujar Dudy kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Dia bilang, pemerintah terbuka untuk mengubah aturan ini jadi regulasi yang lebih kuat. Bisa berupa Peraturan Menteri, atau bahkan Peraturan Pemerintah. Tujuannya jelas: agar pelanggaran serupa nggak terulang di masa mendatang.
"Bisa apa saja (regulasi yang lebih tinggi). Yang penting seperti harapannya bahwa kita bisa melakukan lebih tegas lagi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi,"
tambahnya.
Sebagai catatan, pembatasan operasional truk ini masih berlaku sampai tanggal 29 Maret nanti. Kebijakan ini memang sengaja diterapkan untuk mengatur arus balik mudik, sekaligus tentu saja untuk keselamatan semua pengguna jalan.
Dudy juga mengingatkan para pengusaha logistik. Dia minta mereka patuh pada aturan dalam SKB yang sudah ditetapkan untuk masa Lebaran ini.
Aturannya sendiri sudah jalan sejak 13 Maret. Truk barang dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi operasinya. Logikanya sederhana: mengurangi kemacetan, terutama di puncak arus balik yang diprediksi memuncak pada tanggal 24, 25, dan 27 Maret. Jadi, ya, upaya ini untuk antisipasi saja.
Artikel Terkait
Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 hingga 50 Dolar AS per Unit Mulai September 2026
Harga Emas Batangan Pegadaian Hari Ini: UBS Turun Tipis, Galeri 24 Naik
Anak Ikut Jadi Korban KDRT, Karen Hertatum Ungkap Luka Fisik hingga Batin Selama Rumah Tangga dengan Dede Sunandar
Gunung Semeru Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Capai Satu Kilometer