Bagi Menpora, perjalanan tim sepanjang turnamen sungguh luar biasa. Mampu mengandaskan Jepang di semifinal, lalu memberi perlawanan sengit pada raksasa Asia, Iran, di final. Itu menunjukkan lompatan kualitas yang signifikan, baik dari segi permainan maupun mental.
Di sisi lain, Erick tak hanya memuji pemain dan pelatih. Dia secara khusus menyoroti peran federasi.
"Cuma ya memang luar biasa, pelatih, pemain, dan futsal secara manajemen bisa mendorong prestasi sejauh ini,"
ujarnya.
Menurutnya, profesionalisme yang diterapkan pengurus Federasi Futsal Indonesia patut jadi contoh. Sistem yang tertata rapi itulah, dalam pandangannya, yang menjadi kunci pendorong prestasi di kancah internasional. "Jadi patut untuk semua organisasi juga bisa meniru bagaimana profesionalisme juga ditekankan, gitu," tegasnya.
Pencapaian runner up ini jelas memberi angin segar. Ia memperlihatkan arah perkembangan futsal tanah air yang semakin positif. Dengan pembenahan berkelanjutan, bukan mustahil Indonesia akan jadi kekuatan baru yang disegani, bukan cuma di Asia, tapi juga dunia. Momentum ini harus dijaga.
Artikel Terkait
Mercedes Incar Hattrick, Ferrari Siap Gagalkan Dominasi di F1 GP Jepang 2026
PSS Sleman Jaga Momentum Usai Libur, Siap Hadapi Kendal Tornado
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi