Era baru John Herdman bersama Timnas Indonesia resmi dimulai. Dan ia tak datang sendirian. Dari Inggris, pelatih baru Skuad Garuda itu memboyong satu asisten pelatih pilihannya langkah pertama yang menunjukkan keseriusannya membangun tim kerja.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional sekaligus anggota Komite Eksekutif PSSI. Menurutnya, Herdman memang telah mempersiapkan seorang asisten yang akan menjadi bagian inti dari staf kepelatihan di Tanah Air.
“Ya, John Herdman akan membawa satu asisten pelatih ke Indonesia,” ujar Sumardji, singkat namun jelas, saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (4/1/2026).
Soal siapa nama asisten itu, masih menjadi misteri. PSSI sendiri belum membuka kartu. Yang pasti, kehadiran tangan kanan dari sang pelatih utama ini diharapkan bisa mempercepat proses penerapan filosofi permainan baru.
Perjalanan Herdman ke Jakarta sendiri sudah dijadwalkan. Ia diperkirakan tiba pada 11 Januari 2026, malam hari. Dan yang menarik, ia tak hanya membawa asisten, tapi juga seluruh keluarganya.
“Tanggal 11 malam, (John Herdman tiba) bersama keluarga,” tambah Sumardji.
Untuk saat ini, Herdman masih menikmati masa liburan bersama orang-orang terdekatnya. Setelah itu, tantangan besar sudah menunggu. PSSI telah menjadwalkan acara perkenalan resmi sang pelatih kepada publik pada 12 Januari mendatang.
Penunjukan Herdman sebagai pengganti Patrick Kluivert yang dilepas pada Oktober 2025 memang menandai babak baru. Keputusan itu diambil tak lama setelah mimpi Piala Dunia 2026 kandas. Kontraknya pun dibuat untuk jangka panjang: dua musim, dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi.
Namun begitu, waktu beradaptasi bagi Herdman mungkin tak akan lama. Tahun 2026 langsung menyajikan jadwal yang padat dan penuh tekanan.
Pertama, ada FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret nanti. Lalu, sederet FIFA Matchday menyambut di bulan Juni, September, Oktober, dan November. Tak ketinggalan, Piala AFF 2026 yang bakal bergulir mulai akhir Juli juga jadi agenda wajib.
Dengan kalender sepadat itu, kerja Herdman dan asistennya akan langsung diuji. Ekspektasi publik untuk melihat perubahan nyata pada performa Garuda tentu sangat besar. Struktur kepelatihan yang solid, dengan orang-orang kepercayaannya sendiri, diharap bisa menjadi fondasi awal untuk mendongkrak prestasi, setidaknya di level regional dulu.
Kini, sorotan tertuju pada kedatangan mereka. Apakah kombinasi ini bisa membawa angin segar? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual
Posisi Rafa Benitez di Panathinaikos Terancam Usai Performa Mengecewakan
Allegri Ledak Fabregas: Kamu Anak-Anak, Baru Mulai Melatih Kemarin!
Persib Tersingkir dari ACL2, Adam Alis dan Beckham Putra: Terima Kasih Asia, Kami Akan Kembali