Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual

- Jumat, 20 Februari 2026 | 04:40 WIB
Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual

MURIANETWORK.COM - Dunia bulu tangkis Indonesia tidak hanya dihiasi oleh torehan prestasi, tetapi juga kisah transformasi hidup para atletnya. Salah satunya adalah perjalanan Rian Agung Saputro, mantan pebulu tangkis ganda putra yang kini lebih dikenal karena perjalanan spiritualnya. Setelah meraih medali perak Kejuaraan Dunia 2017 bersama Mohammad Ahsan, Rian kini tetap aktif bermain sambil menjalani kehidupan berkeluarga dan aktif menyebarkan pesan-pesan agama melalui media sosial.

Prestasi Gemilang Bersama Sang Legenda

Nama Rian Agung Saputro mulai dikenal luas ketika ia dipasangkan dengan Mohammad Ahsan pada pertengahan 2017. Meski duet mereka terbilang singkat, kerja sama itu langsung membuahkan hasil yang gemilang. Mereka tak hanya menjuarai China International Challenge, tetapi juga berhasil melangkah hingga ke final Kejuaraan Dunia 2017 dan pulang dengan medali perak. Pencapaian itu menegaskan posisi Rian sebagai salah satu pemain berkaliber internasional.

Memasuki tahun 2025, situasi di lapangan hijau telah banyak berubah. Rekan lamanya, Ahsan, bersama Hendra Setiawan, telah memutuskan pensiun. Namun, semangat Rian untuk berlaga di lapangan bulu tangkis ternyata belum padam. Sepanjang musim ini, ia masih terlihat aktif berkompetisi dengan berbagai pasangan, seperti Emanuel Randhy di Indonesia Masters dan Gabriel Christopher di Canada Open. Keputusannya untuk terus bertanding menunjukkan dedikasi yang tak lekang oleh waktu, meski kini didasari oleh motivasi yang mungkin berbeda dari masa lalu.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar