"PERSIS datangkan amunisi lokal tambahan untuk sisa putaran kedua ISL musim 2025/26 ini, yakni Febri Hariyadi (29/MF)," begitu kicauan akun @IndosFC di platform X.
Panggung untuk Bangkit Kembali
Buat Febri, pindah ke Solo bisa jadi angin segar. Di Persib musim ini, ruang bermainnya sangat terbatas. Cuma 175 menit dari 9 laga, meski sempat cetak satu gol. Persis, yang terpuruk di dasar klasemen dengan cuma 10 poin, justru memberinya panggung dan kebutuhan yang mendesak: figur berpengalaman untuk membangkitkan moral.
Di sisi lain, perombakan Persis memang masif. Selain Febri dan Abu Kamara, mereka juga mendaftarkan Septian Bagaskara dan Alexvan. Tak ketinggalan, lima pemain asing baru: Luka Domancic, Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, dan Roman Paparyga. Semuanya didatangkan dalam tempo yang singkat.
Misi Tunggal: Bertahan
Jelas sekali, Persis Solo sudah tak lagi bicara soal permainan cantik atau filosofi. Mereka sedang berjuang untuk bertahan hidup. Perombakan besar ini adalah bentuk keputusasaan sekaligus harapan. Abu Kamara diharapkan memberi tenaga dan semangat tempur. Sementara Febri, dengan nama besarnya, diharap bisa mengangkat kepercayaan diri skuad yang sedang terpuruk.
Semua kartu sudah dibagikan. Amunisi baru sudah datang. Sekarang, tinggal satu pertanyaan besar yang menggantung: apakah kombinasi ini cukup untuk menarik Persis dari jurang degradasi? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan