PSM Hajar PSBS 5-0, Alex Tanque Cetak Hattrick

- Jumat, 06 Februari 2026 | 20:00 WIB
PSM Hajar PSBS 5-0, Alex Tanque Cetak Hattrick

Euforia kemenangan dan kebangkitan Tanque mendapat dimensi baru. Sherriddin Boboev, penyerang Timnas Tajikistan, dikabarkan segera bergabung. Sinyal itu terlihat dari unggahan Instagram-nya Kamis lalu, yang menunjukkan ia sedang dalam penerbangan dari Dushanbe menuju Indonesia.

Kedatangan Boboev bukan ancaman, melainkan legitimasi ambisi. Trucha sejak awal menyebut ia mencari pemain yang bisa memberi keseimbangan, bukan sekadar pelapis. Boboev menawarkan itu seorang pemain serbaguna yang bisa diplot sebagai striker, winger, atau gelandang serang.

Artinya, PSM kini punya variasi. Jika Tanque adalah finisher murni dengan fisik kuat dan insting di area kotak penalti, Boboev menghadirkan mobilitas dan fleksibilitas taktik yang berbeda. Kompetisi internal di lini depan tak terelakkan lagi. Dan bagi tim yang punya cita-cita tinggi, persaingan sehat justru jadi bahan bakar.

Menurut sejumlah saksi, Trucha juga secara spesifik mengincar seorang bek berkaki kanan yang fleksibel.

Pembenahan dilakukan secara terstruktur, menyentuh berbagai lini.

Soal Kedalaman Skuad

Musim ini, PSM sempat terlihat goyah. Ketajaman hilang-timbul, transisi bermasalah, dan kedalaman skuad kerap dipertanyakan. Sekarang, gambaran itu pelan-pelan berubah.

Tanque dalam kondisi panas. Boboev segera tiba. Ada pula nama Lagator yang disebut akan memperkuat lini tengah. Setiap posisi penting dapat perhatian.

Pesan untuk kompetisi jelas. Kemenangan 5-0 itu adalah pernyataan bahwa PSM ingin kembali dianggap sebagai kekuatan papan atas, bukan sekadar peserta.

Jika Tanque bisa konsisten dan Boboev cepat beradaptasi, lini depan Pasukan Ramang akan punya dua senjata mematikan. Dan ketika nanti persaingan memasuki fase genting, kedalaman skuad inilah yang akan membedakan tim biasa dengan tim yang benar-benar berkelas.

PSM Makassar, lewat aksi di lapangan dan pergerakan di bursa transfer, tampaknya sedang memilih untuk menjadi yang terakhir.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar