“Persib adalah klub besar dan sarat prestasi, juara dua kali beruntun. Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi klub, Minggu (1/2/2026).
Telepon Langsung dari Sang Pelatih
Di sisi lain, ada faktor kunci lain yang meyakinkan Dion: pendekatan personal dari Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu menghubunginya langsung via telepon. Percakapan itu yang akhirnya meluluhkan hatinya.
“Dia lugas dan menyenangkan. Saat itu, dia menjelaskan apa saja sisi kelebihan saya dan apa saja yang perlu saya perbaiki untuk kebutuhan tim nanti,” kenang Dion.
Proses kepindahannya pun berjalan lancar setelah interaksi itu. Hodak memberikan gambaran yang jernih tentang peran yang diharapkan darinya, sekaligus titik-titik yang perlu dia tingkatkan. Dion, yang sejak membela Timnas U-23 sudah mulai mengikuti Liga 1, merasa langkah ini adalah keputusan yang tepat.
“Coach Hodak menghubungi saya secara langsung. Cara bicaranya jelas dan menyenangkan,” jelasnya.
“Dia menjelaskan kelebihan saya dan apa saja yang harus diperbaiki demi kebutuhan tim.”
Dengan usia muda dan pengalaman bermain di Eropa, Dion Markx diharapkan bisa menjadi investasi jangka panjang bagi Persib. Kehadirannya diharapkan tak hanya memperkaya pilihan di lini belakang, tetapi juga mengukuhkan fondasi pertahanan Maung Bandung dalam upaya mempertahankan gelar juara.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Berbenah, Alfredo Vera Dikabarkan Jadi Arsitek Baru
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford
Persebaya Butuh Taring, Sananta Jadi Solusi Reuni dengan Tavares?