Bandung Persib Bandung baru saja merekrut bek muda yang tak asing lagi: Dion Markx. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia U-23 itu datang dari klub Belanda, TOP Oss, dan langsung dihadapkan pada situasi yang cukup menantang. Bagaimana tidak, lini belakang Persib saat ini sudah penuh dengan nama-nama besar.
Sebelum kedatangan Dion, posisi pertahanan sudah diisi pemain berpengalaman seperti Federico Barba, Patricio Matricardi, dan Julio Cesar. Belum lagi sosok seperti Layvin Kurzawa. Persaingan untuk sekadar mendapat menit bermain jelas akan sangat ketat.
Namun begitu, pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005 itu justru menyambut persaingan ini dengan semangat. Dia tak gentar. Bagi Dion, ini justru momentum tepat untuk mendorong dirinya berkembang lebih cepat.
“Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing,” tegasnya, dengan nada percaya diri.
Ketika tawaran dari pelatih Bojan Hodak datang, Dion mengaku langsung tertarik. Dia datang ke Bandung dengan tekad bulat, meski sadar betul akan beratnya persaingan. Bek berusia 20 tahun ini paham, dia harus beradaptasi dan membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya yang sudah punya koordinasi mapan. Tapi, dengan arahan Hodak, dia yakin bisa melewatinya.
Rasa penasarannya terhadap Persib sendiri sudah muncul sejak dia membela Timnas U-23. Dari situ, dia mulai rutin mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
“Persib merupakan klub besar dengan prestasi yang jelas, apalagi juara dua kali berturut-turut,” ujarnya.
“Saya sangat senang mendapat kesempatan ini,” tambah Dion.
Reputasi klub yang besar itulah yang akhirnya membuatnya mantap. Sejarah panjang dan prestasi mentereng Persib menjadi magnet kuat baginya untuk melanjutkan karier di Tanah Air.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Berbenah, Alfredo Vera Dikabarkan Jadi Arsitek Baru
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford
Persebaya Butuh Taring, Sananta Jadi Solusi Reuni dengan Tavares?