Mimpi Persib Tersandung Ajax: Maarten Paes Pilih Eropa, Bukan Bandung

- Rabu, 28 Januari 2026 | 22:00 WIB
Mimpi Persib Tersandung Ajax: Maarten Paes Pilih Eropa, Bukan Bandung

Di bawah mistar gawang Ajax saat ini ada Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool yang jadi pilihan utama. Ada juga Remko Pasveer, kiper senior yang penuh pengalaman. Tapi situasi ini cuma sementara. Jaros akan balik ke Inggris, sementara Pasveer dikabarkan akan gantung sepatu. Artinya, peluang untuk jadi nomor satu terbuka lebar. Sebuah prospek yang sangat menggoda dan sulit ditolak.

Dan inilah yang mungkin jadi daya tarik terbesarnya: peluang menciptakan sejarah. Jika semua berjalan mulus, Paes berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di Liga Champions Eropa. Memang, performa Ajax musim ini kurang bagus. Mereka terancam tersingkir lebih dulu. Tapi siapa yang tahu musim depan? Jika Ajax kembali lolos dan Paes jadi andalan, maka sejarah itu akan tertulis namanya.

Menariknya, aroma Indonesia di Ajax semakin tercium. Sebelum Paes, Denny Landzaat mantan asisten pelatih Timnas Indonesia sudah lebih dulu bergabung di skuat kepelatihan. Belum lagi Jordi Cruyff, direktur baru Ajax, yang masih aktif sebagai penasihat teknis PSSI. Kombinasi ini seperti membentuk sebuah ekosistem kecil. Kehadiran Paes bukan cuma soal transfer pemain, tapi juga pertanda bahwa pengaruh sepak bola Indonesia mulai merambah jantung Eropa.

Lalu, apa pelajaran untuk Persib?

Kegagalan ini seharusnya jadi pengingat yang jujur. Ada batas yang, untuk saat ini, masih sulit ditembus oleh klub sekaliber apa pun di Indonesia. Bukan cuma soal finansial, tapi lebih ke level kompetisi dan peta karier seorang pemain. Sementara bagi Maarten Paes, langkah ke Ajax adalah lompatan logis. Dari menghadapi Messi, kini dia membidik panggung tertinggi di Eropa. Semuanya bermuara pada satu hal: prestise. Dan dalam sepak bola modern, itu seringkali menjadi penentu utama.


Halaman:

Komentar