Malam itu di Indonesia Arena, Jakarta, suasananya benar-benar menggila. Timnas Futsal Indonesia baru saja menghajar Korea Selatan dengan skor telak 5-0 di laga pembuka Piala Asia 2026. Kemenangan besar itu langsung melesatkan Skuad Garuda ke puncak klasemen Grup A, dan tentu saja, menyuntikkan kepercayaan diri yang luar biasa.
Lima gol tanpa balas itu dicetak oleh beberapa pemain. Muhammad Iqbal Iskandar jadi bintang dengan dua gol, sementara Israr Megantara, Rio Pangestu, dan Reza Gunawan melengkapi pesta gol tersebut. Yang menarik, dominasi Indonesia terlihat dari awal sampai akhir. Serangan mereka rapi, perpindahan bola cepat, dan pertahanan begitu disiplin. Korea Selatan tampak kebingungan menghadapinya.
Di ruang konferensi pers, pelatih Hector Souto terlihat puas, meski tetap menjaga keseimbangan. Menurutnya, kunci kemenangan ada pada permainan yang solid di semua lini.
"Ya, hanya beberapa serangan balik di babak pertama yang perlu diwaspadai. Kami berusaha mempersempit ruang gerak mereka karena sudah mempelajari pola permainan Korea," ujar Souto.
Dia juga dengan bangga menyoroti efektivitas skema bola mati timnya. Rupanya, set piece yang sudah dilatih memberi dampak yang signifikan di lapangan.
"Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik di bola mati dan kami mendapat keuntungan dari itu. Di awal penyerangan, kami juga memulai dengan baik, babak pertama dimulai dengan sangat segar," sambungnya.
Namun begitu, Souto mengakui jalan pertandingan tidak sepenuhnya mulus. Ada momen-momen di mana tekanan dari Korea Selatan sempat membuat timnya kesulitan.
Artikel Terkait
14,5 Wakil Indonesia Siap Tempur di Hari Kedua Thailand Masters
Dari Dallas ke Amsterdam: Maarten Paes Resmi Diincar Ajax
Rumor Goodwin Kembali Menghantui, Persebaya Berburu Asa di Tengah Kontrak Panjang
Mbappe Like Langkah Kurzawa ke Persib, Sorotan Dunia Tiba di Bandung