BREAKING: Erick Thohir Tegas Move On dari Shin Tae-yong, Ini Alasan PSSI Tutup Pintu untuk Pelatih Korsel!

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 09:20 WIB
BREAKING: Erick Thohir Tegas Move On dari Shin Tae-yong, Ini Alasan PSSI Tutup Pintu untuk Pelatih Korsel!

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi menutup peluang kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam pernyataan tegasnya, Erick mengajak seluruh pencinta sepakbola Tanah Air untuk move on dari pelatih asal Korea Selatan tersebut.

"Kita kan mesti move on. Kita juga move on dengan Shin Tae-yong," tegas Erick Thohir dalam wawancara eksklusif yang dikutip dari YouTube Official iNews, Jumat (24/10/2025).

Desakan Publik untuk Kembalikan Shin Tae-yong

Tekanan dari publik untuk membawa kembali Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia terus menguat. Sorakan nama pelatih berusia 55 tahun itu tidak hanya membanjiri media sosial, tetapi juga bergema di stadion-stadion setiap kali Timnas Indonesia mengalami kekalahan.

Keyakinan masyarakat terhadap kemampuan Shin Tae-yong memiliki dasar yang kuat. Selama lima tahun (2020-2025) menangani Timnas Indonesia, pelatih ini telah menunjukkan rekam jejak kesuksesan yang nyata.

Restrukturisasi Kepelatihan Timnas Indonesia

Awal 2025, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir membentuk struktur kepelatihan berstrata untuk Timnas Indonesia. Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih tim senior, sementara Gerald Vanenburg menangani Timnas U-23 dan Frank van Kempen memegang Timnas U-20.

Namun, strategi ini tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Kegagalan Gerald Vanenburg dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan performa buruk Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat rencana awal berantakan.

"Untuk tim nasional, kalau enggak perform ya gitu. Walaupun sebenarnya kalau secara pribadi saya kurang gitu suka, karena membangun strata kepelatihan itu perlu waktu," jelas Erick Thohir.

Erick juga mengungkapkan kompleksitas situasi yang dihadapinya: "Sekarang kalau ditanya pusing enggak? Pusing. Kenapa? Ini kan hilang pelatih senior, U-20 dan U-23."

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar