IHSG Terkoreksi 1,23% ke 6.130, Saham Grup Barito Tak Mampu Bendung Pelemahan

- Selasa, 26 Mei 2026 | 17:00 WIB
IHSG Terkoreksi 1,23% ke 6.130, Saham Grup Barito Tak Mampu Bendung Pelemahan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada posisi 6.130 pada perdagangan Selasa (26/5/2026), terkoreksi sebanyak 76 poin atau setara 1,23 persen. Indeks yang sempat bergerak di zona hijau pada awal sesi akhirnya kehilangan momentum dan terus tertekan hingga akhir perdagangan.

Meskipun saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu mencatatkan penguatan, tekanan terhadap indeks tidak tertahankan. Kenaikan pada saham grup Barito tersebut belum cukup kuat untuk menahan laju pelemahan, seiring dengan menurunnya bobot saham secara keseluruhan.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi motor penguatan di kubu Prajogo dengan rebound 7,6 persen ke level Rp1.900. Di sisi lain, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga menguat 5,1 persen ke Rp1.555. Namun, tidak semua saham dalam grup tersebut bernasib sama. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) justru kembali melemah 10 persen ke Rp432 setelah sempat naik di awal sesi, kehilangan tenaga dan bergerak ke zona merah.

Pelemahan IHSG juga sejalan dengan koreksi pada subindeks lainnya. IDX30 tercatat turun 1,75 persen, sementara LQ45 melemah 1,71 persen. Dua indeks syariah, JII dan ISSI, masing-masing terkoreksi 1,06 persen dan 1,20 persen.

Secara sektoral, sektor properti menjadi pemberat utama dengan penurunan mencapai 2,14 persen. Koreksi ini dipicu oleh pelemahan saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebesar 2,86 persen ke level 7.650, serta saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) yang anjlok 15 persen ke Rp1.195.

Sementara itu, sektor keuangan kembali melemah 1,52 persen, terseret oleh koreksi pada saham-saham bank besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,05 persen ke Rp5.975, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 3,15 persen ke Rp3.070.

Di jajaran top losers, saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) memimpin dengan penurunan 15 persen ke Rp420. Disusul oleh PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) yang melemah 11,4 persen ke Rp202, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 10,7 persen ke Rp4.890.

Sebaliknya, saham-saham Prajogo mendominasi daftar top gainers. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 10,9 persen ke Rp2.640, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 5,07 persen ke Rp3.555, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 4,47 persen ke Rp3.740.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar