Korps Garda Revolusi Iran mengumumkan telah menembak jatuh sebuah drone MQ-9 Reaper milik militer Amerika Serikat yang dianggap memasuki wilayah udara negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh unit paramiliter Iran pada Selasa (26/5/2026), sebagaimana dilaporkan oleh media internasional.
Pasukan Iran mengidentifikasi pesawat nirawak tersebut melanggar batas wilayah udaranya. Dalam pernyataan resmi, Garda Revolusi menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk membalas setiap pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Amerika Serikat. “Kami memiliki hak untuk membalas setiap pelanggaran gencatan senjata oleh AS,” demikian bunyi pernyataan unit paramiliter tersebut.
Insiden ini terjadi tidak lama setelah militer AS mengaku telah menyerang sejumlah lokasi peluncuran rudal dan kapal penyebar ranjau milik Iran. Pentagon menyebut serangan tersebut sebagai tindakan pembelaan diri. Sementara itu, ketegangan antara kedua negara terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Menanggapi perkembangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyampaikan pernyataan keras melalui unggahan di Telegram. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan lagi memiliki pangkalan militer yang aman di kawasan Teluk. “Waktu tidak dapat diputar kembali, dan negara-negara serta wilayah di kawasan ini tidak akan lagi berfungsi sebagai perisai bagi pangkalan-pangkalan Amerika. Amerika tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman,” katanya.
Pernyataan itu muncul di tengah pembahasan antara Teheran dan Washington mengenai kerangka kerja untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga bulan. Ayatollah Mojtaba Khamenei sendiri mengambil alih kekuasaan pada Maret lalu setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara gabungan AS-Israel. Hingga saat ini, ia belum pernah tampil di hadapan publik.
Artikel Terkait
Menkeu Tunda Peluncuran Insentif Pajak Mobil Listrik, Skema Subsidi Diferensial untuk Baterai Nikel Disiapkan
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk 1.098 Ekor Sapi Kurban Presiden Prabowo pada Iduladha 2026
Menyesuaikan Tipe Kantor dengan Anggaran, Kunci Efisiensi Biaya Sewa di Pusat Bisnis
BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026, Petugas Datai Seluruh Pelaku Usaha hingga Pedagang Kaki Lima