Menurut Laporta, sebenarnya sudah ada kesepakatan awal untuk memperbarui kontrak Dro Fernandez begitu dia genap berusia 18 tahun. Tapi semua berubah di detik-detik terakhir. “Secara mengejutkan, perwakilannya memberi tahu kami jika dia tidak bisa melanjutkan apa yang telah kami sepakati,” lanjutnya, masih terdengar tak percaya.
Kepindahan ini memang pukulan. Fernandez bergabung dengan akademi legendaris La Masia pada 2022 dan sempat mencetak delapan penampilan untuk tim utama. Di akun Instagram pribadinya, sang pemain menuliskan pesan perpisahan yang emosional. Dia menyebut keputusan untuk pergi ini sebagai salah satu yang paling sulit dalam hidupnya.
Rasa kecewa juga datang dari pelatih Hansi Flick. Dialah yang memberi debut kepada Dro Fernandez pada September 2025 lalu. Dengan nada tegas, Flick menyampaikan pesan terbuka untuk semua pemain muda akademi.
Namun begitu, pesannya jelas: bermain untuk Barcelona membutuhkan komitmen total. “Jika ingin bermain untuk Barca, lakukan seratus persen dengan sepenuh hati. Warna ini harus kamu hidupi. Selain itu, saya tidak menginginkannya,” tandasnya. Sebuah pernyataan yang keras, sekaligus menggambarkan betapa kecewanya mereka kehilangan seorang wonderkid.
Artikel Terkait
Lanny/Apriyani Tuntaskan Denmark dengan Dominasi di Gim Penentu
DPR Soraki, Erick Thohir Ingatkan: Euforia SEA Games 2025 Jangan Bikin Lengah
Empat Naturalisasi Eropa Siap Perkuat Debut John Herdman di FIFA Series
Lanny/Apriyani Taklukkan Denmark, Melenggang ke 16 Besar Thailand Masters