Meski identitas detail calon baru masih dirahasiakan, ada sinyal kuat. Mereka adalah talenta-talenta yang bermain di liga-liga utama Eropa. Bukan pemain kelas dua.
Kunci Baru: Scouting Berbasis Data
Strategi baru PSSI ini punya beberapa keunggulan. Dengan Zwiers sebagai penyaring awal, Herdman hanya akan fokus pada pemain yang secara statistik dan taktis memang dibutuhkan. Ini meminimalisir kesalahan, menghindari naturalisasi "kucing dalam karung" yang profilnya tidak pas.
Efisiensi waktu pun meningkat. Rute perjalanan dan daftar pemain sudah dipetakan dengan rapi. Herdman tak perlu lagi membuang-buang waktu mengevaluasi pemain yang secara administratif belum siap atau secara teknis kurang cocok.
Di sisi lain, kehadiran langsung pelatih kepala ke stadion memberi pesan serius. Bagi pemain muda seperti Million Manhoef atau Jairo Riedewald, gesture semacam ini seringkali menjadi faktor penentu. Mereka merasa benar-benar diinginkan, bukan sekadar diincar dari jauh.
Melihat komposisi skuad saat ini, spekulasi paling kuat mengarah pada kebutuhan di lini tengah dan serang. Tim butuh gelandang serang "box-to-box" atau penyerang sayap murni untuk melengkapi lini belakang yang sudah terlihat solid. Penambahan di sektor itu akan membuat tim lebih seimbang dan berbahaya.
Artikel Terkait
Ricky Kambuaya Beri Kode, Persija Siap Bergerak?
PSM Makassar Berburu Bek Tengah Baru, Alberto Rodriguez Jadi Target Utama
Riki Matsuda, Bomber Berdarah Jawa-Jepang yang Siap Hangatkan Lini Depan Timnas
Chelsea Guncang Dortmund dengan Keputusan Mendadak Tarik Anselmino