Balikpapan, 15 Maret 2026 – Menjelang arus mudik Lebaran, PELNI Cabang Balikpapan bersiap lebih dini. Mereka tak main-main. Dari biasanya cuma tiga kapal, kini lima unit kapal disiagakan untuk melayani penumpang. Bahkan, frekuensi pelayaran di rute paling sibuk melonjak tajam, sampai tujuh kali lipat lebih banyak.
Ridwan Mandaliko, sang Kepala Cabang, mengaku langkah ini diambil untuk menjawab tingginya minat masyarakat. “Tahun ini secara reguler ada tiga kapal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu lalu.
“Namun karena melihat okupansi penumpang sangat tinggi, kami menambah dua kapal ekstra. Jadi dari sebelumnya tiga kapal yang beroperasi di Balikpapan menjadi lima kapal.”
Armada yang disiapkan pun bukan kapal sembarangan. Ada KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, lalu KM Dobonsolo, serta KM Sinabung. Semuya siap berlayar.
Nah, yang paling menarik perhatian adalah rute Balikpapan-Surabaya. Rute ini memang selalu jadi favorit. Dulu, kapal datang cuma satu atau dua kali sebulan. Kini, di puncak mudik nanti, kunjungannya bakal jadi tujuh kali. Lonjakannya signifikan, bukan main.
Menurut Ridwan, geliat mudik tahun ini terasa lebih ramai. Dia memproyeksikan kenaikan jumlah penumpang sekitar 5 sampai 6 persen dibanding tahun lalu. Angka yang cukup berarti.
Di sisi lain, soal keamanan dan kenyamanan tetap jadi prioritas. PELNI, kata Ridwan, tetap patuh pada aturan Kementerian Perhubungan mengenai pembatasan penumpang. Kapasitas yang diberlakukan saat ini berkisar di angka 40-42 persen dari total muatan normal. Itu semua demi jaga jarak dan keselamatan selama perjalanan di laut.
Jadi, persiapannya sudah matang. Tinggal tunggu hari H, ketika ribuan pemudik memadati pelabuhan, berharap selamat sampai di kampung halaman.
Artikel Terkait
Kumpulan Kata-Kata Lucu Persahabatan Paling Gokil, Dijamin Bikin Ngakak Bareng
Menjelang 1 Mei 2026, Ini Kumpulan Ucapan Hari Buruh untuk Apresiasi Pekerja
Kemenimipas Serahkan 23 Pegawai ke Polisi dan BNN sejak Akhir 2024
Pemkot Yogyakarta Siapkan 15 Daycare Alternatif dan Pendampingan Psikolog untuk 104 Anak Korban Kekerasan