Pemkot Cilegon Memberangkatkan 2.000 Pemudik Gratis dengan Sistem Tiket Digital

- Minggu, 15 Maret 2026 | 19:25 WIB
Pemkot Cilegon Memberangkatkan 2.000 Pemudik Gratis dengan Sistem Tiket Digital

Minggu pagi (15/3) di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, suasana riuh rendah sudah terasa sejak subuh. Puluhan bus berjejer rapi, siap mengantar lebih dari dua ribu pemudik yang ingin pulang kampung. Program Mudik Gratis Penuh Berkah tahun ini benar-benar dimanfaatkan warga, dengan tujuan tersebar di berbagai penjuru Jawa dan Sumatera.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, hadir langsung melepas kepergian mereka. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar angkutan biasa, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah. Menurutnya, ini juga buah kolaborasi yang solid dengan banyak pihak dari kalangan industri.

“Hari ini kita memberangkatkan 50 bus dengan dua ribu lebih pemudik gratis yang telah disediakan oleh Pemkot Cilegon. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh industri, baik BUMN, BUMD, maupun BUMS, yang telah berkontribusi dalam penyediaan bus mudik gratis penuh berkah tahun ini,” ujar Robinsar.

Ia tak lupa menyampaikan harapannya yang sederhana namun mendalam: agar semua penumpang selamat sampai tujuan dan kembali nanti dengan keadaan sehat wal afiat.

Di sisi lain, ada penyesuaian teknis yang cukup signifikan tahun ini. Heri Suheri, Kepala Dishub Cilegon, menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online. Setiap peserta mendapat barcode sebagai tiket digitalnya.

“Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode. Namun di setiap bus terdapat PIC dari kami yang siap membantu masyarakat,” jelas Heri.

Heri juga sempat mengingatkan hal-hal praktis. Ia meminta para pemudik untuk benar-benar memperhatikan titik turun yang sudah mereka daftarkan dan menjaga barang bawaan selama di perjalanan. “Jangan sampai terlewat atau ada yang ketinggalan,” pesannya.

Respon dari peserta sendiri ternyata positif. Wulandari, seorang warga Rawa Arum yang hendak ke Blitar, mengaku sistem online jauh lebih praktis.

“Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang telah memfasilitasi mudik gratis ini karena sangat membantu dalam menghemat biaya,” ungkapnya.

Senada dengan Wulandari, Fika yang akan menuju Yogyakarta turut mengapresiasi langkah Pemkot. Baginya, program seperti ini adalah bukti komitmen nyata untuk meringankan beban masyarakat.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program mudik gratis ini. Semoga program ini dapat terus berlanjut dengan armada bus yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutur Fika.

Dengan diiringi doa dan harapan, konvoi bus itu pun satu per satu mulai bergerak meninggalkan pelataran. Perjalanan pulang mereka baru saja dimulai.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar