Tak cuma itu, Wenger juga angkat topi untuk mental United. Dia memuji kemampuan mereka membalikkan keadaan di kandang lawan, situasi yang biasanya menguntungkan tuan rumah.
Komentar sang legenda langsung membanjiri linimasa. Reaksinya beragam. Banyak pendukung United yang memuji sikap berkelas Wenger, yang dianggap sportif memberi selamat kepada Carrick. “Carrick berhasil membuat Wenger jadi fans United,” celetuk seorang netizen, setengah becanda.
Namun begitu, di kubu Arsenal, komentar itu ditafsirkan lain. Sebagian fans melihatnya sebagai kritik halus terhadap gaya permainan Mikel Arteta yang dianggap kurang bernas. “Wenger muntah darah menonton tim ini bermain,” tulis seorang penggemar dengan nada kecewa.
Apapun interpretasinya, satu hal yang jelas: karisma Wenger masih kuat. Analisisnya yang jujur dan kritis, sambil tetap mengakui kualitas lawan, menunjukkan kelasnya. Kini, sorotan beralih ke laga Arsenal berikutnya. Ekspektasi untuk mempertahankan puncak klasemen semakin tinggi, dan tekanan pun pasti tak akan berkurang.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode
Barcelona Incar Haaland Meski Kontrak di City Masih Panjang
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Buka Peluang bagi Indonesia
Sydney Sweeney Pamer Skill Sepak Bola di Stadion Sporting CP Usai Pertandingan