Lalu, kenapa Orsini dianggap begitu penting?
Manuver Borneo ini terlihat seperti langkah yang dipikirkan matang. Ada faktor teknis, tapi juga tekanan psikologis. Keberhasilan Persib menduduki puncak jelas memberi tekanan tersendiri. Untuk menggeser Maung Bandung, Borneo butuh penyerang dengan insting mencetak gol yang lebih tajam, terutama di dalam kotak penalti.
Memang, secara statistik serangan Borneo sudah cukup produktif dengan 32 gol. Tapi kehadiran Orsini bakal memberi dimensi baru. Tingginya yang hampir dua meter akan jadi ancaman serius setiap kali ada tendangan sudut atau umpan silang yang kebetulan adalah senjata andalan Mariano Peralta.
Selama ini, beban mencetak gol banyak ditanggung oleh duo Mariano Peralta (10 gol) dan Joel VinÃcius (7 gol). Kehadiran Orsini akan memecah fokus pertahanan lawan. Bek-bek lawan bakal kebingungan, dan itu bisa membuka ruang lebih lebar bagi pemain lain untuk berkarya.
Ada satu hal lagi yang mungkin tak kalah penting: mentalitas. Berpengalaman membela klub sekelas Boca Juniors tentu memberinya mental pemenang. Itu sesuatu yang sangat berharga, terutama di sisa putaran kedua yang penuh tekanan ini.
Jadi, langkah Borneo FC ini bukan sekadar cari pemain baru. Ini adalah strategi untuk langsung merespon situasi, dan berusaha mengambil kembali apa yang sempat hilang. Sekarang, tinggal menunggu apakah negosiasi dengan Boca Juniors dan sang pemain berjalan mulus.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode