Karirnya cukup mentereng. Dia pernah main untuk tim utama Athletic Club, lalu klub-klub di divisi dua Spanyol seperti CD Mirandés. Sebelum ke Indonesia, Guarrotxena juga sudah membuktikan diri di Liga India bersama Mumbai City FC dan FC Goa. Fleksibilitasnya bermain baik sebagai ujung tombak murni maupun penyerang lubang, diharapkan bisa bikin variasi serangan Persijap lebih berwarna.
Lalu, bagaimana prediksi laga nanti? Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB ini jelas jadi ujian mental berat buat skuat tuan rumah.
Tanpa pemain baru, Persijap kemungkinan besar akan bermain defensif dan mengandalkan serangan balik. Taktik seperti ini justru bisa jadi santapan lezat buat PSM yang punya lini tengah agresif. Kalau Juku Eja bisa cetak gol cepat, mereka bisa mengendalikan permainan sepenuhnya. Apalagi dengan filosofi penguasaan bola yang diusung pelatih baru mereka, Tomas Trucha.
Persoalan lain buat Persijap adalah di lini tengah. Absennya Aly Ndom dan Borja Herrera bakal bikin distribusi bola monoton. Beban meredam gelombang serangan PSM, yang mungkin dimotori Wiljan Pluim, akan jatuh ke pundak pemain lokal. Itu tugas yang nggak mudah.
Tanpa sosok Guarrotxena di depan, Persijap kehilangan target man dengan finishing yang dingin. PSM bisa dengan leluasa memainkan garis pertahanan tinggi, menekan Persijap bertahan di wilayahnya sendiri.
Pada akhirnya, kalau masalah registrasi ini nggak selesai sebelum kick-off, Persijap terpaksa main dengan skuat lama yang performanya masih naik-turun. Sebaliknya, ini peluang emas buat PSM Makassar. Mereka bisa mencuri tiga poin penuh di kandang lawan dan mendongkrak posisi di klasemen. Situasi yang bikin deg-degan, bukan?
Artikel Terkait
Bursa Transfer Super League 2025/2026: Klub-Klub Berlomba Perkuat Skuad
Persebaya Ganti Kulit: Pedro Matos Datang, Enam Pemain Didepak
Drama Final Piala Afrika Berlanjut di La Ceramica
Raymond/Joaquin Siap Tebus Kekalahan, Semifinal Indonesia Masters Jadi Ajang Balas Dendam